PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Di tengah pembatasan aktivitas sosial sebagai upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Kejati Kalteng terpanggil untuk saling berbagi.
Sedikitnya 300 sembako dibagikan kepada warga kurang mampu di Kota Palangka Raya, Senin (6/4), yang terdampak akibat mewabahnya virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok, yang mematikan itu.
Sembako yang dibagikan para jaksa ini, dengan cara langsung ke sasaran. Baik di jalanan, buruh bangunan, penjaja kue keliling, juru parkir dan abang-abang becak. Isi bungkusan, selain beras, mie instan, minyak goreng, juga gula pasir.
Menurut Wakil Kajati Kalteng, Marang, sembako sebanyak 300 bungkus tersebut, dibagikan kepawawarga yang benar-benar terimbas akibat pandeminya Covid-19.
“Pembatasan aktivitas yang diingatkan pemerintah, sangat berimbas terhadap pendapatan warga yang se hari-harinya bekerja serabutan. Karena kondisi demikianlah kami terpanmggil untuk sekadar berbagi. Mudah-mudahan bermanfaat,” ujar Marang.
Pembangian sembako gratis ini, tak pelak lagi disambut para penerimanya dengan berbagai ekspresi bahagia. Pasalnya, di tengah pendapatan yang turun drastis dari hari-hasi biasanya, rejeki tak terduga justru datang. Setidaknya meringankan beban untuk beberapa hari ke depan. (yb/din/foto: ist)