PELAIHARI, banuapost.co.id– Patuh dengan anjuran pemerintah untuk tidak menerima pengunjung di lokasi obyek wisata, benar-benar dilakukan pedagang yang berjualan di Pantai Batakan dan Pantai Takisung.
Dari pantauan banuapost.ci.id, suasana hening terlihat di obyek Taman Wisata Alam Pantai Batakan. Jejeran gazebo yang ada di dekat bibir pantai, kosong melompong. Sementara warung-warung yang ada di lokasi pantai, tutup tenda.
Kuda yang biasa digunakan anak-anak untuk mencari rejeki dengan disewakan atau menarik dokar, juga terlihat tengah makan rumput.
Hal yang sama juga terlihat di Pantai Takisung. Warung yang berada di belakang areal parker, tertutup rapat dengan tenda. Sementara di pantai, hanya ada beberapa warga yang berdiri saling berjauhan.
Pendemi korona tampaknya benar-benar membuat warga merasa perlu untuk bersama-sama menjaga kesehatan masing-masing. Pedagang makanan dan minuman di kedua obyek wisata itu sama-sama menutup warungnya.
Sari, salah seorang pemilik warung dan penginapan di Pantai Batakan, mengaku sudah sekitar tiga minggu tidak berjualan, atau sejak pemerintah mengumumkan pembatasan orang, termasuk ditutupnya seluruh obyek wisata di Tanah Laut.
“Saya sudah tiga minggu tidak berjualan, setelah pemerintah melalui Dinas Pariwisata menutup atau melarang orang bepergian ke obyek wisata,” kata Sari saat dikonfirmasi Sabtu (11/4).
Ia mengaku beberapa kali menolak kedatangan pengunjung yang ingin memesan makanan dan penginapan. Padahal lumayan besar untung yang akan diraih.
“Terpaksa kami tolak pengunjung yang mau menyewa penginapan dan memesan makanan di warung kami,” tandas Sari.
Menurut Sari untuk menutup keperluan sehari-hari ia dan keluarganya tinggal mengandalkan suaminya yang berjualan pentol keliling.
Sementara Rina, pedagang makanan dan minuman lainnya di Pantai Batakan, juga mengaku tidak berani menerima pengunjung, sesuai dengan anjuran pemerintah.
“Untuk sementara kami tidak melayani pengunjung,” kata Rina singkat.
Para pedagang dan pemilik penginapan di Pantai Batakan berharap badai virus korona ini cepat berlalu, sehingga mereka dapat berusaha seperti biasa. Mudah-mudahan. (zkl/foto: zul yunus)