BANJARMASIN, banuapoat.co.id– Jumlah pasien positif terpapar virus mahkota atau Covid-19 di Kalsel menjadi 28 orang. Bertambah 5 dari hari sebelumnya, Sabtu (11/4), 23 orang.
Tambahan lima orang ini dikemukakan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kalsel, Minggu (12/4) sore. Lima pasien positif, tiga asal Kabupaten Barito Kuala. Sementara Tapin dan Banjarbaru, masing-masing satu orang.
Dengan tambahan ini, total yang terpapar virus korona di Kalsel mencapai 34 kasus. 28 pasien masih dalam perawatan, dua sembuh, empat lainnya meninggal dunia.
Menurut Sekretaris TGTPP Covid-19 Kalsel, M Muslim, untuk 23 pasien positif ini, 15 di antaranya di RSUD Ulin, tiga di RSUD M Anshari Saleh, dua di RSUD Abdul Aziz, dua di RSUD Boejasin, serta enam orang diisolasi mandiri.
“Salah satu pasien positif yang baru, tertular dari seorang pasien positif yang lama. Karena itu kita bisa menyimpulkan sudah terjadi penularan lokal,” jelas Muslim.
Kemudian, untuk jumlah Pasien Dengan Pengawasan (PDP), lanjut Muslim, terdata sebanyak 11 orang. Terjadi pengurangan dan penambahan dari sebelumnya 13 PDP.
“Untuk PDP, ada satu pasien yang hasil PCR swabnya dinyatakan negative, yakni Pasien Ulin 27, seorang laki-laki 42 tahun dari Banjarmasin. Pasien sudah diperbolehkan pulang,” ujar Muslim.
Namun demikina, sambung Muslim, ada juga kabar duka dari pasien PDP ini. Sebanyak dua orang, meninggal dunia. Yakni, pasien dengan identitas MAS 5, seorang perempuan 71 tahun dari Banjarmasin, Pasien Ulin 44, laki-laki 47 tahun dari Banjarmasin.
“Keduanya sudah dimakamkan sesuai SOP. Semoga amal ibadah almarhum dan almarhumah diterima di sisi-Nya,” imbuh Muslim.
Sementara itu jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), bertambah 23 orang, dari 1.194 menjadi 1.217 orang. (emy/foto: ist)