PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, monitoring melalui udara untuk melihat kondisi wilayah, khususnya pelosok desa yang sulit dijangkau dari darat.
Monitoring menggunakan heli, dilakukan dengan anggota Komisi III DPR RI dapil Kalteng, Agustiar Sabran. Di samping untuk mengevaluasi program bantuan bagi masyarakat, baik secara pribadi yang sudah berjalan ataupun dari pemerintah provinsi dan pusat nantinya.
Gubernur dan Agustiar Sabran, terbang dari Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, memantau wilayah Seruyan dan Kotawaringin Timur, sebelum mendarat di Kota Palangka Raya, Rabu (29/4).
“Kami melihat di pedalaman desa dari udara. Ada wilayah yang sulit dilalui akses darat. Di sana harus menggunakan perahu atau kelotok. Kondisi ini jadi bahan evaluasi dalam penyaluran bantuan atau kunjungan kerja melihat pembangunan di wilayah pelosok,” jelas gubernur.
Dari monitoring udara, lanjut Sugianto, terlihat aktivitas di wilayah sungai di Sampit, Seruyan, Pangkalan Bun, hingga Katingan dan Sungai Kahayan.
“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk dapat memberikan bantuan sembako dan BLT dengan menjangkau sampai pelosok desa untuk masyarakat secara bertahap,” imbuh gubernur.
Sedang Agustiar Sabran yang saat monitoring, melakukan rapat melalui video conference dengan Komisi III dan KPK, mendorong aparat penegak hukum agar dapat melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap penanganan bantuan social, hingga kondisi di berbagai daerah terkait penanganan dampak Covid-19.
“Sebagai mitra kerja dari kejaksaan, kepolisian, hingga KPK, kami mendorong peningkatan pengawasan dan pemantauan penanganan dampak sosial serta bantuan sosial di berbagai daerah,” katanya.
Tambah 7 kasus
Sementara rilis Gugus Tugas Covid-19 Kalteng, Rabu (29/4), jumlah kasus positif Covid-19 di Bumi Tambun Bungai menembus angka 128 kasus atau bertambah 7 kasus dibanding hari sebelumnya.
Sedang jumlah pasien positif yang masih dalam perawatan, mencapai 110 orang, sembuh 12 orang dan meninggal 6 orang.
Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kalteng saat ini mencapai 372 orang atau bertambah 26 orang dari hari sebelumnya, dengan jumlah terbanyak ditemukan di Kota Palangka Raya, yakni 99 orang.
Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) mencapai 1.116 orang. Jumlah terbanyak terdapat di Kabupaten Murung Raya, yakni 266 orang.
Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 76 orang, dengan terbanyak dirawat di RSUD dr Doris Silvanus Palangka Raya, yakni 37 orang.
Dengan kondisi yang terus bertambah ini, Gubernur Sugianto Sabran kembali mengingatkan masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk bersama memutus rantai penyebaran Covid-19.
Masyarakat diminta untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat, memakai masker khususnya saat keluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, melakukan social/physical distancing, serta tidak keluar rumah, keluar daerah atau mudik apabila tidak ada keperluan mendesak. (yb/din/foto: ist)