PELAIHARI, banuapost.co.id– Antisipasi penyebaran virus korona di Kabupaten Tala, Tim Gugus Tugas Pencegahan Penanggulangan (TGTP2) Covid-19 setempat menggelar patroli gabungan, Sabtu (9/5) malam.
Patroli menyasar warung malam, angkringan, kafe dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Bukan sekedar patroli biasa, masyarakat yang nongkrong dan berkumpul, diperiksa identitasnya, dilakukan pendataan lalu dirapid tes.
Patroli yang dibagi menjadi dua tim, dimulai dari Kediaman Wakil Bupati Tala. Sebelum melepas tim, Wabup Abdi Rahman di dampingi Sekda Tala, Dahnial Kifli, memberikan pengarahan.
“Ini adalah langkah tegas kita dan shock therapy untuk masyarakat yang masih bandel, nongkrong dan ngumpul diluar. Kita rapid tes, kalau reaktif langsung kita karantina,” tegas Abdi.
Hasil operasi, Tim I merazia sebanyak 21 orang di warung malam sekitaran Kelurahan Sarang Halang dan 10 orang di RTH Kijang Mas.
Sementara itu Tim II, merazia sebanyak 25 orang di salah satu angkringan dan tujuh orang di salah satu kafe yang terletak di Kelurahan Angsau, meski pemiliknya sempat mengelabui petugas patroli dengan cara mematikan lampu.
Seluruh pengunjung serta pemilik dari warung malam, angkringan dan kafe pun, langsung diambil darahnya dan dilakukan rapid tes. Beruntung hasilnya tidak ada satupun yang reaktif.
Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tala, Akhmad Hairin, yang juga Ketua Bidang Karantina TGTP2 Covid-19 Tala, mengimbau hindari berkumpul atau nongkrong. Karena Kabupaten Tala diapit wilayah transmisi lokal penyebaran Covid-19,
“Kita ini diapit Kabupaten Banjar, Tanah Bumbu dan Kota Banjarbaru, yang notabenenya wilayah transmisi lokal. Potensi penyebarannya sangat besar. Karena itu tolong bantu kerja pemerintah. Sebab ini merupakan tanggung jawab bersama” ujarnya. (zkl/foto: ist)