PELAIHARI, banuapost.co.id– Berjuang keras tidak memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dinilai berandil besar kian menyengsarakan warga kurang beruntung, Pemkab Tanah Laut mengadakan rapid test di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kabupaten tersebut.
Setelah melakukan rapid test di Pasar Grosir Sayur Hasan Basri, kini giliran perusahaan Indofood Sukses Makmur dan pabrik pakan ternak Cheiljedang Feed Kalimantan yang disasar, Jumat (15/5).
Dari dua perusahaan tersebut, tim medis Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Tala mendapatkan masing-masing satu karyawan yang reaktif.
Di Indofood Sukses Makmur, tim medis melakukan rapid test kepada 42 karyawan yang setiap hari pulang pergi ke Banjarmasin dan Banjarbaru. Sedang di PT CJFK, terhadap 66 karyawan.
Pelaksanaan rapid test ini dipantau langsung Wakil Bupati Tala, Abdi Rahman, dan anggota Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19.
Menurut wabub, langkah percepatan penanggulangan Covid-19 terpaksa harus ditempuh untuk menghindari diberlakukannya PSBB, seperti Banjarmasin dan beberapa kota lainnya di Kalsel.
“Langkah pertama kita melakukan rapid test terhadap karyawan perusahaan yang bolak-balik,” jelas Abdi seusai meninjau pelaksanaan rapid test di Indofood dan Cheiljedang Jumat (15/5) sore.
“Kalau ada salah satu dari karyawan yang reaktif, mau tidak mau kita akan melakukan rapid test terhadap seluruh karyawan perusahaan tersebut,” imbuh Abdi.
Sementara pihak CheilJedang yang satu orang karyawannya dinyatakan reaktif, siap menjalani rapid test untuk seluruh karyawan.
“Besok (Sabtu 16/5) pagi, kami akan kumpulkan karyawan yang belum menjalani rapid test,” kata Bayu Prastya, Humas PT CheilJedang.
Sedang karyawan CheilJedang dan Indofood yang dinyatakan reaktif, langsung dibawa ke eks RSUD Hadji Boejasin, untuk menjalani karantina dan diambil sample swabnya.
Sehari sebelumnya, Kamis (14/5), Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 juga melakukan rapid test terhadap karyawan PT SNI, di perusahaan ini tim medis mendapatkan empat karyawan yang reaktif. (zkl/foto: zul yunus)