BANJARBARU, banuapost.co.id– Kota Banjarmasin menjadi penyumbang terbesar di antara 36 pasien yang terkonfiirmasi positif terinfeksi virus korona sepanjang Minggu (17/5). Akibat tambahan 29 di antara 36 itu, Covid-19 Kalsel pun tembus di angka 404 kasus.
Tambahan 36 terkonfirmasi positif akibat virus mematikan ini, dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, Minggu (17/5) sore.
“Sehingga jumlah sebelumnya 368 yang terkonfirmasi positif, kini menjadi 404 kasus,” ujar Jubir TGTP2 Covid-19 Kalsel, M Muslim.
Tambahan 36 kasus ini, lanjut Muslim, terdiri dari 19 pasien dalam pengawasan (PDP) yang hasil uji swabnya dinyatakan positif.
“Sedang 17 lainnya, hasil tracing survilen petugas yang uji swab juga dinyatakan positif. Dari 36 orang itu, terbanyak berasal dari Kota Banjarmasin, yakni 29 orang baik dari PDP maupun hasil tracking,” jelasnya.
Dari jumlah keseluruhan 404 kasus, sebanyak 290 orang merupakan pasien positif dalam perawatan. Kemudian 73 orang sembuh, atau bertambah empat orang dari sebelumnya 69 yang sembuh.
Sementara yang meninggal dunia juga mengalami penambahan. Sebanyak lima orang dari sebelumnya 36, menjadi 41 yang Inna Lillahi.
“Lima orang yang meninggal dunia ini, sebelumnya merupakan PDP di sejumlah rumah sakit. Saat meninggal, hasil uji swabnya belum diketahui. Baru hari ini, hasil uji swabnya keluar dan kelimanya dinyatakan positif,” tandas Muslim.
Selanjutnya, sambung Muslim, jumlah PDP sebanyak 85 orang. Untuk PDP ini, mengalami dinamika penambahan dan pengurangan. Di antaranya sembilan orang tambahan PDP baru, kemudian ada PDP yang menjadi pasien positif.
“Sedangn Orang Dalam Pemantauan (ODP) terbaru, sebanyak 983. Bertambah dari se hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 975 ODP. Untuk ODP ini, terbanyak dari Banjarmasin, 484 orang. (emy/foto: ist)