PELAIHARI, banuapost.co.id– Hujan lebat yang mengguyur kawasan Kecamatan Jorong dan sekitarnya Minggu (17/5), berdampak dengan meluapnya sungai kecil di Asam Asam Kampung, Kecamatan Jorong. Akibatnya, 210 rumah yang dihuni 245 kepala keluarga terendam.
Curah hujan dengan durasi lama sejak Minggu dan Senin, membuat sungai yang ada di dekat pemukiman perlahan-lahan naik dan meluber ke jalan pemukiman sampai ke dalam rumah warga.
Delapan Rukun Tertangga yang terdampak banjir luapan sungai, yakni RT 001, 005, 006,007, 008, 009, 010 dan 012. Dari semua RT yang terdampak yang paling parah di RT 006 ada 73 rumah yang terendam dengan 91 kepala keluarga atau 312 jiwa.
Berdasarkan data sementara, tercatat 863 jiwa warga Asam Asam Kampung yang terdampak meluapnya sungai tersebut.
Menurut petugas BPBD Tala yang tiba di lokasi tadi malam, ketinggian air di dalam rumah warga mencapai satu jengkal atau sekitar 25 sentimeter.
“Tadi malam air sudah ada yang masuk ke rumah warga dengan ketinggian sekitar satu jengkal,” kata petugas BPBD Tala.
Sementara Muspa, salah seorang warga Asam Asam Kampung, mengatakan pagi ini (Selasa 19/5) air berangsur-angsur turun, tinggal beberapa buah rumah warga yang masih tergenang lantainya di RT 010.
“Alhamdulillah, air pagi ini sudah semakin turun, tinggal genangan di jalan lingkungan saja lagi,” kata Muspa, Selasa (19/5).
Menurut Muspa, luapan air memang sempat merendam ratusan rumah warga. Namun setelah hujan reda, air perlahan mulai surut.
“Sempat menghawatirkan, karena seratus lebih rumah di delapan RT mulai tergenang. Untungnya hujan cepat berhenti, sehingga tidak lama merendam pemukiman,” jelas Muspa. (zkl/foto: zul yunus)