BANJARMASIN– Mengenakan jaket, topi dan celana bertuliskan torch relay (pembawa obor, Red), Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, langsung berlari kencang membawa api obor Asian Games 2018 menuju Mahligai Pancasila, Senin (30/7).
Sebelumnya, api abadi Asian Games Perdana 1951 yang diambil dari Stadion Nasional Dhyan Chand, New Delhi, diserahkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, H Zakli Aswan, di Tugu Nol Kilometer.
Sejumlah wartawan, cetak, elektronik dan online, terkesima dengan semangat Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu, membawa obor dengan sprint (kencang, Red).
Berdasarkan hitungan jarum jam, Paman Birin dan rombongan hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit menuju Mahligai yang jaraknya sekitar 2,5 kilometer.
Gubernur saat membawa obor didampingi atlet nasional dan pejabat Forum KoordinasiPimpinan Daerah (Forkopimda). Mereka antara lain, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rachmat Mulyana, Danrem 101/Antasari, Kolonel Inf Yudianto Putrajaya, Kabinda Kalsel, Brigjen Pol Ermayudi Sumarsono, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, dan Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Supian HK serta altet Karateka, HM Yus’a.
Gubernur mengungkapkan kegembiraannya Indonesia kembali menjadi tuan rumah perhelatan olahraga terbesar se-Asia setelah 62 tahun berlalu.
“Ini merupakan sejarah sekaligus sebuah kehormatanProvinsi Kalimantan Selatan bisa menjadi salah satu provinsi yang mendapat kesempatan dilalui pengarakan api obor Asian Games 2018,” katanya.
Kalsel, lanjut gubernur, mengukir sejarah baru. Menyonsong 68 tahun eksistensinya sebagai bagian dari NKRI, pengarakkan api Obor Asian Games 2018 yang banyak diharapkan, dirindukan dan dicita-citakan setiap provinsi di indonesia, telah tiba di Bumi Lambung Mangkurat.
Paman Birin yang juga atlet Karateka Dan 6, mengaku sangat bangga dan bersyukur karena mendapat kesempatan mengarak api Obor Asian Games ke XVIII.
Karena itulah, pria kelahiran 12 November 1967 ini, mengajak seluruh masyarakat untuk turut mensukseskan dan mendoakan agar atlet Indonesia yang berlaga mampu mengharumkan ibu pertiwi dan mendulang prestasi di event dunia itu.
“Melalui moment bersejarah ini, kita doakan dari Kalsel nyala api obor akan terus bergelora di dada para atlet kita dan menjadi spirit kemenangan bagi Indonesia,” ajak Paman Birin. (rny/end/bdm/foto: hum)