JAKARTA, banuapost.co.id– Tercatat 1.671 kasus baru yang dilaporkan 28 provinsi sepanjang Sabtu (11/7) hingga pukul 12:00 WIB. Dengan tambahan itu, Covid-19 Indonesia terakumulasi menjadi 74.018 orang.
Ke-6 provinsi yang melaporkan tidak adanya penambahan kasus baru: Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Lampung, Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Timur.
Sedang sebaran 1.671 kasus baru, sebagaimana dikutip dari situs covid19.go.id: Jawa Timur: 409, DKI Jakarta: 378, Sulawesi Selatan: 180, Jawa Tengah: 100, Sumatera Utara: 87, Kalimantan Selatan: 79 dan Jawa Barat: 73, Sulawesi Utara: 67, Nusa Tenggara Barat: 40, Bali: 37, Sumatera Selatan: 36 dan Kalimantan Timur: 31 kasus.
Kemudian, Gorontalo: 29, Kalimantan Tengah: 26, Papua: 23, Maluku Utara: 21, Aceh: 9, Banten: 7, DI Yogyakarta: 7, Kepulauan Riau: 6, Maluku: 6, Papua Barat: 6, Bengkulu: 4, Sumatera Barat: 3, Sulawesi Barat: 3, Sulawesi Tenggara: 2, Bangka Belitung dan Riau masing-masing: 1 kasus.
Dari akumulasi 74.018 kasus, menurut Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers yang siarkan kanal YouTube BNPB, Sabtu (11/7) sore, jumlah angka pasien sembuh juga bertambah 1.190 orang.
“Total pasien yang sudah dinyatakan sembuh ada 34.719 orang. Sedang pasien yang meninggal, bertambah 66, sehingga total menjadi 3.535 kasus,” jelas Yuri, sapaan akrab Dirjen Pemberantasan Penyakit Kemenkes RI itu.
Pasien sembuh dari virus korona sebanyak 1.190 pada 11 Juli ini, lanjut Yuri, memecahkan rekor tertinggi. Sebelumnya tercatat pada Kamis (9/7), yaitu 1.066 orang.
Sehari sebelumnya, Jumat (10/7), penambahan kasus positif sebanyak 1.611, sehingga teraklumulasi menjadi 72.347 orang. 33.529 di antaranya, dinyatakan sembuh, dan 3.469 meninggal dunia.

Sedang data orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, ada 34.887 ODP yang dipantau dan 13.752 PDP yang diawasi.
“Telah 460 kabupaten kota yang terdampak di 34 provinsi. Kasus ODP yang masih kita pantau sebanyak 34.887 orang, dan PDP yag masih kita awasi 13.752 orang,” tandas Yuri. (yb/ilust: gopal)