PELAIHARI, banuapost.co.id– Sebanyak 37 warga binaan dan empat petugas Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Pelaihari, sembuh dari Covid-19.
“Benar, saat ini ada 37 warga binaan yang dinyatakan sembuh, dan juga empat petugas rutan,” ujar juru bicara Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Tala, Antonius Jaka, yangdiminta konfirmasinya, Selasa (11/8).
Seperti diberitakan sebelumnya, Rutan Pelaihari bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Tala melakukan pengambilan sample swab untuk warga binaan dan petugas rutan.
Pengambilan sample swab yang berlangsung 30 Juli lalu itu, diikuti 48 petugas rutan dan 310 warga binaan. Dari 310 warga binaan, 72 dinyatakan positif terpapar Covid-19. Sedang petugas rutan, ada enam orang yang terpapar.
65 warga binaan yang dinyatakan positif menjalani karantina di blok A, terpisah dengan warga binaan lainnya yang dinyatakan negatif.
Tujuh warga binaan lainnya karena berusia lanjut, terpaksa dititip di karantina fasilitas pelayanan khusus di eks gedung RSUD Hadji Boejasin Pelaihari. Sementara enam petugas rutan, menjalani karantina mandiri.
Petugas Rutan yang dinyatakan sembuh ada empat orang setelah dua hasil swab mereka negatif. Sedang warga binaan yang sembuh, 29 berasal dari karantina blok A dan 4 dari fasyansus.
Sementara dr Endah Ressia, petugas medis di Fasyansus, membenarkan mendapat titipan tujuh warga binaan yang terkonfirmasi Covid-19. Namun saat ini tinggal 3 orang, karena yang lainnya sudah dinyatakan sembuh.
“Sudah tinggal tiga orang, yang empat sudah sembuh setelah dua kali sample swabnya negatif,” tandas dokter lulusan Undip, Semarang tersebut.
Selain Rutan Pelaihari, pengambilan swab massal juga dilakukan di Dinas Kesehatan Tala dan Setwan DPRD setempat. Di Dinkes Tala terdapat 16 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sedang di Setwan tercatat 13 orang. (zkl/foto: ist)