BANJARBARU, banuapost.co.id– Penumpang pesawat kembali jadi sasaran serbuan vaksi yang digelar TNI AU melalui Rumah Sakit (Rumkit) Lanud Sjamsudin Noor, Jumat (23/7).
Serbuan vaksin ke penumpang pesawat sebagai upaya percepatan vaksinasi nasional dan syarat perjalanan yang merupakan bentuk implementasi perintah Presiden Joko Widodo terkait program se-Hari se-Juta Vaksin sehari.
Inipun sesuai dengan surat edaran No: 14/2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19, salah satunya, penumpang yang akan berpergian menggunakan pesawat udara, wajib memiliki sertifikat vaksinasi Covid-19 tahap pertama.
Menurut Danlanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Yulmaizir Chaniago, Rumah Sakit TNI AU Lanud Sjamsudin Noor akan selalu proaktif melaksanakan serbuan vaksinasi pada masyarakat dalam membantu pemerintah menuntaskan pelaksanaan vaksin Covid-19.
“Sejak dicanangkan serbuan vaksin, Lanud Sjamsudin Noor sudah memberikan pelayanan vaksinasi hampir setiap hari, dan akan tetap memberikan pelayanan hingga akhir Juli 2021,” jelasnya.
Ketentuan calon penumpang pesawat wajib menunjukkan kartu vaksinasi dan surat hasil tes PCR, sambung danlanud, sekaligus juga dapat menjaga dan meningkatkan kepercayaan terhadap sektor transportasi udara agar berkontribusi dalam menjaga konektivitas penerbangan di Indonesia.
“Karena melalui kewajiban menunjukkan kartu vaksinasi dan tes PCR, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor transportasi udara di tengah pandemi juga dapat terjaga dan meningkat,” tandasnya.
Selain itu, lanjut danlanud, gencarnya vaksin untuk masyarakat guna menekan dampak dari Covid-19, juga sebagai langkah cepat dan preventif menyusul terjadinya peningkatan kasus dengan varian-varian terbaru yang membahayakan.
Diakui danlanud, pelaksanan vaksinasi ini dapat terlaksana atas kerja sama Lanud Sjamsudin Noor dengan Dinas Kesehatan Kalsel yang telah menyiapkan vaksin, termasuk dukungan personel vaksinator. (ril/foto: ist)