BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban akibat virus corona di Kalsel melonjak signifikan. Sepanjang Jumat (23/7), tercatat bertambah 876 warga yang terinfeksi. Dengan tambahan itu pula, Covid-19 Kalsel totalnya jadi 42.527 orang. 5.279 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Menurut data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 104 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 36.070 orang.
Khabar kurang menggembirakannya, di hari yang sama ini dilaporkan ada 10 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Tanah Laut 3, Hulu Sungai Utara (HSU) dan Kotabaru masing-masing 2, Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Balangan masing-masing 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.178 orang.
Berikut sebaran ke-876 positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Banjarmasin: 234 Banjarbaru: 224, Kabupaten Banjar: 130, Tanah Laut: 83, Tanah Bumbu: 59, Barito Kuala: 39, Kotabaru: 31, Tapin: 23, Tabalong: 18, HST: 14, Balangan: 10, HSU: 7, Hulu Sungai Selatan (HSS): 4 orang.
Sedang sebaran ke-104 pasien sembuh (Banjarmasin, Banjarbaru, Tabalong, Balangan dan Barito Kuala nihil): Tanah Laut: 36, Tapin: 30, HST: 11, Kabupaten Banjar: 10, Tanah Bumbu: 6, Kotabaru dan HSU masing-masing: 5, HSS: 1 orang.

Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 84,82 persen, dirawat 12,41 persen dan meninggal 2,77 persen.Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar virus corona di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)