BANJARBARU, banuapost.co.id– Sebanyak 17 warga Kalsel dilaporkan meninggal akibat virus corona sepanjang Senin (26/7). Sementara yang terinfeksi, tercatat 195 orang.
Ke-17 korban itu berasal dari Banjarbaru: 5, Banjarmasin, Tanah Bumbu dan Tanah Laut masing-masing: 3, Hulu Sungai Selatan (HSS): 2, Hulu Sungai Tengah (HST): 1 orang. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 1.217 orang.
Sedang tambahan 195 kasus baru, menyebabkan totalnya di Kalsel menjadi 44.031 orang. Namun yang masih dalam perawatan tercatat sebanyak 6.074 pasien.
Sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, sebaran 195 kasus baru itu (Barito Kuala nihil): HST: 57, Tanah Bumbu: 38, Banjarmasin: 36, Banjarbaru: 23, Tanah Laut: 13, Kabupaten Banjar: 9, Kotabaru dan HSS masing-masing: 6, Tabalong: 4, Tapin, Hulu Sungai Utara (HSU) dan Balangan masing-masing: 1 orang.
Khabar menggembirakannya di hari yang sama ini, kesembuhan tercatat sebanyak 409 pasien. Sehingga totalnya menjadi 36.740 orang.
Sebaran ke-409 pasien sembuh (Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut dan Tabalong nihil): Banjarmasin: 281, Barito Kuala: 59, Tanah Bumbu: 16, HST: 14, Kotabaru: 14, HSS: 11, Tapin: 8, Balangan: 5, HSU 2: orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 83,44 persen, dirawat 13,79 persen dan meninggal 2,76 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar virus corona di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)