BANJARBARU– Gebyar Sekolah Model Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Selasa (27/11), dibuka Gubernur Kalsel di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).
Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, H Gusti Burhanuddin, mengatakan, SPMI merupakan salah satu sistem penjaminan mutu pendidikan yang berjalan di dalam sekolah dan dijalankan seluruh komponen dalam sekolah.
SPMI mencakup seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya untuk mencapai Standar Nasional Pendidikan (SNP).
“Agar pelaksanaan SPMI dapat dilakukan seluruh satuan pendidikan dengan optimal, maka perlu dikembangkan satuan pendidikan yang akan menjadi model penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri, yang selanjutnya disebut sekolah model,” ujar gubernur.
Sementara Kepala LPMP Kalsel, Nuryanto, mengatakan, kegiatan yang berlangsung hingga 29 November dalam rangka peningkatan mutu 8 Standar Nasional Pendidikan.
Gebyar yang diikuti 422 peserta, berasal dari 13 kabupaten/kota di Kalsel berlangsung semarak dan meriah. Kegiatan ini juga diramaikan stand yang memamerkan berbagai kreasi unik hasil kreasi para peserta didik.
Peserta yang mengikutti kegiatan ini merupakan yang terbaik dari kabupaten/kota di Kalsel, dipilih dari tiap sekolah model. Masing masing sekolah ditandingkan lagi, kreavitias seninya. (rny/foto: hum)