PELAIHARI, banuapost.co.id– Warga Tanah Laut yang terpapar Corona Virus Disease Nine Teen (Covid-19) meningkat lagi dalam dua pekan terakhir. Padahal sebeleumnya, ruang isolasi pasien Covid-19 RSUD Hadji Boejasin Sarang Halang Pelaihari, sempat kosong.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Tala, sampai Kamis (11/8) jumlah warga Tala yang terpapar Covid-19 menjadi 43 orang. 31 di antaranya isolasi mandiri dan 12 lainnya menjalani perawatan di RSUD Hadji Boejasin.
Menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Tala, Antonius Jaka, kenaikan terjadi sejak 31 Juli lalu. Dari tiga terus meningkat sampai 43 orang.
“Dua pecan terakhir terjadi peningkatan kembali Covid-19 di Tala,” kata Antonius, Kamis (11/8).
Sementara, Maulana Yusman, Kepala Ruangan Isolasi Covid-19, membenarkan adanya kenaikan pasien yang terpapar. Karena kenaikan, ruang isolasi Covid-19 kembali dibuka dengan disiapkan 34 tempat tidur.
Menurutnya, saat booming Covid-19 RSHB mempersiapkan 95 tempat tidur. Namun sejak terjadi penurunan, bahkan sempat kosong hingga tempat tidurnya dikurangi.
“Saat ini dipersiapkan 34 tempat tidur untuk menjaga lonjakan pasien,” jelas Yusman.
Menanggapi kenaikan pasien Covid-19 ini, Bupati Tala H Sukamta mengatakan belum ada pembatasan terhadap aktivitas masyarakat. Namun yang pasti kalau ada warga yang terpapar, segera ditangani.
“Aktivitas warga berjalan normal seperti biasa. Tidak ada rencana untuk dibatasi. Mereka yang masih menggunakan masker, silahkan tetap menggunakan masker, tapi di ruang tertutup diharapkan menggunakan masker,” ujar bupati di sela-sela pembukaan turnamen voli Forkopimda Cup, beberapa waktu lalu. (zkl/foto: ist)