BATULICIN– Meski baru pertama kali menggelar kejuaraan menembak Bhayangkara Open Championship (BOC) Level II Nasional, Perbakin Tanah Bumbu, optimis menjadikan even ini menjadi agenda tahunan.
“Iya, saya pastikan ini akan jadi agenda tahunan kami,” kata Ketua Perbakin Tanah Bumbu, Rois Sunandar, di sela mengikuti ajang 1St Bhayangkara Open Championship 2018 di Lapangan Tembak Reaksi Parama Satwika, di Batulicin, Jumat (14/7).
Menurur Rois yang juga turut bertanding dalam kejuaraan ini, dari 25 atlet menembak Kalsel, 10 di antaranya dari Tanah Bumbu. Sehingga diharapkan ajang ini menjadi wadah bagi atlet Tanah Bumbu dan Kalsel untuk meningkatkan kemampuan diri.
“Secara keseluruhan, ajang ini diikuti 110 atlet menembak dari berbagai daerah di Indonesia,” jelas Rois.
Di antara ratusan penembak di kejuaraan ini, salah satunya atlet Indonesia peraih peringkat ke sembilan dunia di Paris, Perancis, tahun 2017, Vincent.
Atlet dari Kresna Shooting Club (KSC), Jakarta, mengaku memasang target juara. Apalagi, salah satu atlet menembak Indonesia yang selama ini kerap jadi lawan terberatnya absen di kejuaraan ini.
“Lawan terberat tidak ikut. Jadi, targetnya ya juara,” kata Vincent yang juga mengakui semua atlet yang bertanding di kejuaraan ini cukup bagus.
Pertama kali berlaga di Lapangan Tembak Reaksi Parama Satwika, Vincent menilai, lapangan tembak ini cukup representatif. Sehingga memang layak dijadikan lapangan tembak untuk kejuaraan tingkat nasional. (emy/foto: iman)