PALANGKA RAYA– Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Polda Kalteng di salah satu hotel di Palangka Raya, Senin (10/10), fokus membahas upaya dalam menangkal paham radikalisme dan terorisme.
Dalam diskusi, menampilkan narasumber Dr Sabian Ustman (Ketua Bidang Susbudkum FKPT Kalteng), H Masrawan, Kepala Kantor Kemenag Kalteng, Dr Slamet Winarno, dan AKBP Pol Budi Nasation.
Menurut Dr Sabian, melalui penegakan hukum humanistic, radakalisme dan teroriresme bisa dikelola.
“Harmonis negara bisa tercapai apabila terbangunnya harmonisasi dari rumah tangga terkecil,” katanya.
Begitupun dengan radikalismne dan terorisme, lanjut Dr Sabian, bisa dilatarbelakangi berbagai macam. Bisa agama, politik, ekonomi dan budaya.
“Kemudian konsep hasupa hasunda hapakat (bertemu dalam kebajikan), merupakan salah satu cara untuk menangkal munculnya radikalisme dan terorisme ” jelas Sabian, yang juga Dosen Pasca Sarjana IAIN Palangka Raya. (sut/foto: ist)