PALANGKA RAYA– Komplotan begal berbagai aksi kejahatan yang beraksi di Jl Trans Kalimantan, Palangka Raya – Bukit Rawi, digulung jajaran Ditsabhara Polda Kalteng, Selasa (18/12) dini hari.
Komplotan penjahat yang berjumlah lima orang itu, selama ini keberadaannya dikeluhkan warga, karena aksinya selain kendaraan bermotor dan perampokan, juga penjarahan sarang walet.
“Aksi mereka ini tidak hanya lintas kabupaten, tapi juga sudah lintas provinsi,” ujar Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Hemdra Rochmawan, yang diminta penjelasannya, Rabu (19/12).
Diringkusnya komplotan penjahat ini, sambung perwira polisi dengan dua melati di pundak, berawal anggota Ditsabhara Polda Kalteng tengah menggelar giat terpadu kepolisian di wilayah tersebut menyusul dengan banyaknya laporan yang masuk.
Kelima begal yang dibekuk, GL, warga JL Sari Gading Sampit, TA, warga Jl Mangku Raya, Kecamatan Sebangau, TJ, warga Jl Ir Juanda, Sampit, AH, warga Kereng Pangi, dan HF, warga Jl Ir Juanda, Sampit.
Selain lima bromocorah itu, juga diamankan 1 unit mobil Avanza warna Silver KH 1326 FH, 1 senpi rakitan jenis revolver lengkap dengan 6 pelurunya dan 7 bilah golok.
“Barang bukti lain, perlengkapan untuk memanjat bangunan sarang wallet, serta berbagai macam peralatan yang jumlahnya 23 item,” jelas Hemdra.
Kelima tersanga, lanjut Hemdra, hingga sekarang masih dalam pemeriksaan intensif untuk membongkar daerah maupun wilayah sebaran aksinya. (yb/rul/foto: ist)