PELAIHARI– Iis Limbong Putri, wanita yang mengalami luka bakar setelah cekcok dengan suami, sampai saat ini masih belum dapat dimintai keterangan. Korban masih tergolek di ruang perawatan RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.
Wanita berusia 26 tahun, warga Sungai Rangas Desa Telaga Langsat, Kabupaten Tanah Laut, mengalami luka bakar pada bagian tubuh dan wajah akibat tersiram bensin yang ada di dalam gergaji mesin atau chainsaw, Kamis (29/11) pagi.
Pada hari kelima, Selasa (4/12), Lis masih menjalani perawatan intensif di kelas III ruang Intan, di dampingi dengan setia sang bundanya, Ny Mardiah. Janda berusia 55 tahun itu dengan telaten merawat anak tunggal buah perkawinannya dengan Pipi, warga keturunan asal Pontianak.
“Kemarin ada dua orang polisi yang datang ke ruang anak saya, namun saya katakan untuk sementara jjangan diperiksa, karena belum sadar betul sehabis operasi,” kata Ny Mardiah saat dikunjungi banuapost.co.id, Selasa (4/12) siang.
“Kedua orang itu juga sempat menanyai saya, bahkan mereka minta saya ngomong apa adanya, jangan dibuat-buat,” tambah Ny Mardiah.
Sementara Kapolsek Takisung, Iptu Wasito, Selasa siang juga mendatangi ruang tempat Iis dirawat untuk memastikan kondisi korban apakah memang benar belum siap untuk menjalani pemeriksaan.
“Saya sengaja melihat langsung kondisi korban, sehingga saya tidak salah dalam menyampaikannya pada masyarakat,” kata kapolsek.
Menurut kapolsek, polsi tetap akan mengusut kasus cekcok suami istri yang berbuntut dengan luka bakar yang dialami Iis Limbong Putri.
“Kami masih menunggu laporan atau keterangan dari korban. Namun kasus ini tetap kami tangani, bahkan kami sudah meminta keterangan beberapa saksi, termasuk suami korban,” papar kapolsek.
Seperti diberitakan sebelumnnya, Iis Limbong Putri dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka bakar. Luka bakar dialami ibu satu anak itu terjadi setelah cekcok dengan M Hairul Ikhwan suaminya.
Polisi belum melakukan penahanan terhadap suami korban, selain belum ada keterangan korban, suami korban saat ini juga menjalani perawatan akibat melepuh di tangan kiri. (zkl/foto: zul yunus)