BANJARBARU– Hari pertama Indonesia X-Treme Offroad Racing yang merupakan Kejurnas Speed Offroad 2018 di sirkuit Citra Mitra City, Banjarbaru, Sabtu (8/11), diwarnai insiden. Salah satu tenda penonton roboh akibat terpaan angin.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di seri kelima, sekaligus seri pamungkas ini. Meski demikian, sejumlah orang sempat tertimpa tenda yang roboh. Seorang di antaranya mengalami luka di kepala hingga harus mendapat perawatan medis.
Tenda berukuran cukup besar itu, juga menimpa beberapa kendaraan roda dua. Termasuk milik pedagang makanan hingga dagangannya tumpah.
“Sempat kena motor saya, jadi dagangan saya tumpah,” kata Syarifudin, pedagang pentol bakso.
Saat angin kencang menerpa tenda, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, berada di depan panggung penonton.
Melihat kencang angin, Paman Birin sapaan akrab Gubernur Kalsel itu, menyuruh para penonton agar segera turun dari panggung.
Selain Paman Birin, di lokasi kejadian nampak pula Kapolres Banjar, AKBP Takdir Matanette, yang bersama sejumlah orang lainnya, membantu mengevakuasi kendaraan roda dua yang tertimpa tenda.
“Anginnya memang cukup kencang, sampai membuat tenda roboh. Memang ada yang tertimpa, tapi sudah dievakuasi tim medis. Sepertinya tidak apa-apa, sudah bisa ditangani,” kata Takdir.
Seri kelima Indonesia X-Treme Offroad Racing yang merupakan seri terakhir Kejurnas Speed Offroad 2018, berlangsung selama dua hari hingga Minggu (9/12). (imn/foto: iman)