BANJARBARU, banuapost.co.id–
Lima keluarga korban longsor di pendulangan intan tradisional Desa Pumpung,
Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, menerima santunan dan bingkisan dari Pemprov
Kalsel, Rabu (10/4).
Gubernur H Sahbirin Noor dalam pesannya yang disampaikan
Sekdaprov Abdul Haris Makkie, mengucapkan belasungkawa mendalam.
“Saya mendoakan, sekaligus mengharapkan kejadian longsor
hingga menyebabkan lima warga meninggal,
tak terulang lagi di kemudian hari,” ujar Abdul Haris usai menyerahan
santunan kepada keluarga korban.
Paman Birin, sapaan akrab gubernur, juga meminta aparat
terkait di Kecamatan Cempaka, mengimbau kepada masyarakat yang berprofesi
sebagai pendulang intan mewaspadai kondisi cuaca saat bekerja.
Aparat kecamatan maupun di desa, perlu aktif memberikan
iimbauan kepada masyarakat agar kejadian longsor di Pumpung tidak terjadi lagi.
Erlawati (28), istri dari Muhammad (30), salah satu
korban longsor Pumpung, mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Pemprov
Kalsel.
“Bantuan ini akan saya pergunakan untuk nafkah hidup
sehari-hari. Karena selama ini, hanya suami saya yang menjadi tulang punggung
keluarga,” kata wanita yang memiliki anak umur 4 tahun.
Longsor di pendulangan intan Pumpung terjadi Senin
(8/4) siang, Peristiwa menyebabkan korban jiwa, masing-masing atas
nama Muhammad, Askom (45), Jumang (25), Oval (25) dan Aau
(25). Kelima korban warga Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka. (bdm/foto: hum)
