BANJARMASIN, banuapost.co.id– Kembali maju dalam kontestasi Pilgub Kalsel 2020, Gubernur H Sahbirin Noor tak mau jumawa. Ketua DPD Partai Golkar Kalsel itu, tetap membangun koalisi.
Padahal partai berlambang pohon beringin itu, menguasai 12
kursi DPRD Kalsel, sekaligus jumlah terbesar periode 2019 – 2024. Artinya, cukup
untuk mengusung sendiri pasangan calon gubernur dan wakil gubernurnya.
Salah satunya membangun koalisi dengan PDIP Kalsel.
Komitmen dengan partai besutan Megawati Soekarnoputri, seiring dikembalikannya
berkas pendaftaran calon gubernur ketua mereka, Paman Birin, sapaan akrab H
Sahbirin Noor.
Diwakili Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel, Supian HK
dan jajarannya, berkas Paman Birin diserahkan kepada pengurus PDIP Kalsel,
Sabtu (21/09). Penyerahan dilakukan di Sekretariat PDIP Jl A Yani Km 6,
Banjarmasin Timur.
Berkas diterima Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan
Keamanan DPD PDIP Kalsel, Rosehan NB, di
dampingi Ketua Tim Pilkada PDIP Kalsel, Sufiansyah.
Menurut Rosehan, hingga penutupan pendaftaran, hanya
Paman Birin yang melamar untuk diusung PDIP sebagai calon Gubernur Kalsel.
Sedang untuk calon wakil gubernur, hanya dirinya yang
mendaftar. “Jadi yang melamar sudah sepaket. Ada yang mendaftar sebagai
calon gubernur, dan saya mendaftar
sebagai calon wakil gubernur untuk Pilkada Kalsel 2020. Setelah diterima,
berkas nantinya diajukan ke DPP PDIP, yang akan menentukan” kata Rosehan.
Sementara Supian HK mengatakan, upaya koalisi karena
pihaknya menilai, membangun Kalsel tidak cukup hanya dengan satu partai. Tidak
hanya dengan PDIP, tapi juga dengan parpol lainnya.
“Kami rencananya membuka pendaftaran untuk calon
wakil gubernur mendampingi Paman Birin. Siapa saja boleh mendaftarkan diri,
apakah dari partai maupun bukan dari partai,” katanya.
Pendaftaran tersebut, rencananya dibuka 25 September mendatang.
Meski membuka diri terhadap koalisi dengan parpol lain, namun Supian HK juga
tak ingin dalam Pilkada Kalsel 2020, Paman Birin sebagai petahana melawan kotak
kosong.
“Kalau pun harus melawan kotak kosong, seandainya
tidak ada calon lain, kami siap. Tapi masa dari 4 juta penduduk Kalsel tidak
ada yang mau mencalonkan diri sebagai gubernur. Kita berharap, di pilkada
nanti, ada calon lain yang maju,” ujar politisi Partai Golkar ini. (emy/foto: deny yunus)
