BANJAR, banuapost.co.id– Brimobda Polda Kalsel musnahan bahan peledak, rumah warga terdampak. Itu terjadi di tiga wilayah. Gambut, Kabupaten Banjar, dan Landasan Ulin serta Liang Anggang, Kota Banjarbaru.
Pemusnahan bahan peledak kadaluarsa itu, berlangsung di
Danau Biru, Tambak Padi, Kabupaten Banjar, Rabu (27/11). Tak hanya kaca yang
pecah, tapi ada juga plafon yang runtuh akibat getaran.
Seperti misalnya Masjid Alkaromah, tak hanya pecah
kacanya, tapi juga membuat bagian plafonnya berlubang. Selain itu juga turut
terdampak terhadap mushola di SPBU, Jl Gubernur Subarjo, kacanya pecah.
Kepada sejumlah awak media yang mengkonfirmasi, Kabid
Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifai, mengakui memang ada pemusnahan bahan
peledak tersebut.
“Bahan peledak yang dimusnahkan Brimob Polda Kalsel
milik perusahaan yang sudah kadaluarsa. Pemusnahan untuk mengantisipasi terjadi
ledakan di tempat penyimpanan,” jelas Rifai.
Terkait dampaknya, Rifai menduga jumlah yang diledakkan
dengan cara diaposal, jumlahnya cukup banyak.
Sedang untuk bangunan yang terdampak, menurut Rifai,
sedang dilakukan pendataan. (emy/foto: ist)
