RANTAU, banuapost,net– Jangankan membayangkan dapat berangkat, untuk hidup se hari-hari saja mungkin bagi Sri Bulsyahmi, seorang Guru SMAN 1 Rantau, Tapin, harus dilalui berjuang dulu dengan bekerja sebagai tenaga pendidik agar di akhir bulan dapat mencukupi dapur rumah.
Jadi untuk melhat Tanah Suci, Makkah atau Madinah, paling
tidak doa di akhir shalat selalu dipanjatkan, semoga Allah memberikan rezeki
untuk menunaikan napak tilas perjalanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismael AS,
meski dengan sebutan haji kecil.
Rupanya doa Ibu Sri, sapaan akrabnya se hari-hari, dijaba
melalui Gubernur H Sahbirin Noor. Tak
urung, sujud syukur sambil berlinang air mata disambut suka cita Ibu Sri.
Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu, menghadiahi
umrah untuk Ibu Sri. Sungguh tidak menyangka, bahkan bermimpi pun tidak pernah dialami
Ibu Sri sebelumnya.
Tak hanya Ibu Sri yang diumrahkan, Ikram Nizami, salah
seorang pelajar SMAN 1 Rantau pun mendapat hadiah serupa. Suasana suka cita itu
tergambar saat Paman Birin menghadiri HUT SMAN 1 Rantau, Tapin 2019, Rabu
(27/11).
Bahkan Kepala Sekolah SMAN 1 Rantau, M Nurdin, mengaku
tidak menyangka Gubernur Paman Birin hadir ke sekolah tersebut.
“Syukur Alhamdulillah, Paman Birin Gubernur Kalsel,
berkenan hadir ke sekolah kami dalam rangka peringatan HUT SMAN 1 Rantau ini.
Kami sudah melakukan persiapan selama 1 bulan terakhir, seperti penampilan seni
kreatif dan kesenian hadrah para siswa,”
ujarnya.
Sementara Muniqah, guru lainnya, mengaku bangga sosok
Paman Birin yang begitu merakyat. “Kami
bangga dengan sosok Paman Birin. Ternyata begitu bersahabat dan
merakyat,” katanya.
Paman Birin berpesan kepada semua siswa SMAN 1 Rantau
agar selalu berbakti kepada orangtua dan juga bersungguh-sungguh mengikuti
proses pembelajaran.
“Persiapkan diri sedini mungkin sesuai kapasitasnya. Belajar
dan teruslah belajar, serta patuh dan taat kepada orang tua,” ujar orang nomor
satu di Kalsel ini.
Diingatkan Paman Birin, era globalisasi ini jika sedikit
saja tertinggal dalam hal kemajuan teknologi informasi, maka bukan tidak
mungkin ketertinggalan itu akan semakin jauh.
Paman Birin juga mengajak kepada para siswa untuk meneladani sosok Rasulullah SAW, sebagi
seorang teladan dalam setiap kehidupan.
“Jika ditanya siapakah sosok pemimpin yang patut dicontoh.
Panglima perang, kepala keluarga, pedagang, maka yang patut kita contoh dan
kita jadikan teladan adalah Rasulullah SAW. Beliau teladan yang terbaik bagi
umat Islam,” pugkasnya. (rny/foto: ist)
