MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Lokalisasi Lembah Durian ‘Merong’ di Km 3,5 Jl Negara Muara Teweh – Puruk Cahu, batal ditutup 28 November ini. Padahal rencana awal yang sudah disosialisasikan, penutupan dilaksanakan pada tanggal itu.
Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan masyarakat Desa
(Dinsos PMD) Barito Utara, Eveready Noor yang diminta konfirmasinya, Rabu
(27/11), membenarkan ada perubahan penutupan, yakni 4 Desember mendatang.
“Penutupan lokalisasi Merong di kilometer 3,5 akan
dilakukan 4 Desember, langsung Bupati Barito Utara H Nadalsyah. Karena pada
tanggal tersebut, bupati berada di Muara Teweh,” kata mantan Camat teweh Tengah
ini.
Mengenai hal-hal yang berkenaan dengan keberangkatan dan
pemulangan para PSK, lanjut Evew, sapaan akrabnya, sudah dipersiapkan Dinas
Sosial PMD Kabupaten Barito Utara.
“Dari jumlah 15 orang yang akan dipulangkan, sudah didata
mengenai informasi kependudukan yang lengkap, dan sudah siap diantar ke Dinas
Sosial Provinsi maupun Dinsos Kabupaten mereka berasal,” ujar Evew.
Pemulangan para PSK ini dilakukan pendapampingan langsung
pihak Dinsos PMD Barito Utara, hingga ke tempat mereka berasal.
Sesuai data kependudukan 15 orang tersebut, ada yang
berasal dari Jawa Barat, Surabaya, Jawa Timur, Palangka Raya, Banjarmasin dan
Kabupaten Murung Raya.
“PSK-PSK yang lain sudah ada yang pulang dengan biaya
sendiri ke tempat asalnya, ada juga yang mencari dan membuka usaha di Muara
Teweh,” imbuh Evew. (arh/foto: ist)
