BANJARMASIN, banuapost.co.id– Memasuki hari ke-4 pasca amuk api di Desa Sungai Bali, Pulau Sebuku, Kotabaru yang terjadi Sabtu (23/11) malam hingga Minggu (24/11) dinihari, polisi belum bisa mengungkap penyebab pasti.
Namun dari hasil pemeriksaan sementara, api diduga
berasal dari salah satu rumah yang ditinggal kosong pemiliknya menghadiri
Maulid Nabi Muhammad SAW di desa tetangga.
Direskrimum Polda Kalsel, AKBP Sugeng Riyadi, yang
diminta penjelasannya, Rabu (27/11), mengatakan, polisi sudah meminta
keterangan pemilik rumah diduga asal api, Rudiansyah.
“Pemilik rumah sudah kita minta keterangan. Dia mengaku
meninggalkan rumah sehabis Shalat Magrib ke desa tetangga untuk menghadiri maulidan,”
kata Sugeng yang ditemui di kantornya.
Selain meminta keterangan pemilik rumah dan sejumlah
saksi lainnya, lanjut Sugeng, tim Labfor Mabes Polri dari Surabaya didampingi
Inafis Ditreskrimum Polda Kalsel, juga telah melakukan olah tempat kejadian
perkara (TKP).
“Tim sudah berada di lokasi sejak kemarin. Tapi informasi
sementara yang saya terima, tim kesulitan mengumpulkan barang bukti, karena
banyak perubahan TKP akibat pembasahan ketika pemadaman. Namun tim terus
bekerja dan kita tunggu hasilnya untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” imbuhnya.
Meski belum bisa memastikan penyebab pastinya, Sugeng,
membantah adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan
sekitar dua ratus bangunan tersebut.
Menurutnya, hingga saat ini pihaknya tidak menemukan
adanya unsur kesengajaan dalam peristiswa tersebut. “Sejauh ini, kami belum
menemukan adanya unsur kesengajaan. Tapi untuk penyebab pastinya, kita tunggu
hasil kerja tim,” tandasnya. (emy/foto:
deny)
