MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Sistem Data Informasi Satwa Dilindungi “Sidin Wali” yang dapat diakses secara online oleh masyarakat, diluncurkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng. “Sidin Wali” dapat dilihat melalui alamat http://sidinwali.com
Pengembangan “Sidin Wali” merupakan upaya untuk memberikan
layanan kepada stakeholders, baik instansi terkait maupun masyarakat, dalam
menyediakan informasi berkaitan dengan satwa dilindungi di Kalteng
“Manfaatnya untuk memudahkan masyarakat mengetahui
jenis-jenis satwa yang dilindungi dan menampilkan kegiatan tim Wildlife Rescue Unit
BKSDA Kalteng dalam penyelamatan satwa di Provinsi Kalteng,” kata Kepala
Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Kalteng, Nizar Ardhanianto, dalam siaran
persnya di Muara Teweh, Jumat (22/11).
Bahkan dengan “Sidin Wali”, lanjut Nizar, juga memudahkan
masyarakat untuk melaporkan kejadian gangguan satwa liar, seperti orang utan,
beruang, buaya dan lain-lain. Serta memudahkan masyarakat yang ingin
menyerahkan satwa dilindungi kepada BKSDA Kalteng.
“Selama ini belum terdapat sarana yang memuat hal-hal
yang berkaitan dengan satwa dilindungi lengkap dan komprehensif,” imbuh Nizar.
Dengan adanya “Sidin Wali”, sambung Nizar, akan disajikan
secara sistematis berdasarkan topik atau klasifikasi tertentu, berkaitan dengan
jenis-jenis satwa dilindungi dan kegiatan penyelamatan satwa oleh BKSDA Kalteng,”
tandasnya.
“Sidin Wali” juga merupakan sarana bagi pemerintah, untuk
mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian satwa-satwa yang
dilindungi di Provinsi Kalteng.
“Sebagai informasi, ke depannya “Sidin Wali” akan
tersedia di Google PlayStore dan siap diunduh para pihak agar pelestarian satwa
dilindungi di Provinsi Kalteng dapat terjaga,” pungkasnya. (arh/foto: ist)
