BOGOR, banuapost.co.id– Penyambutan kunjungan keneggaraan Raja Belanda, Willem-Alexander dan Ratu Maxima di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/3), ada sedikit berbeda dari upacara penyambutan kenegaraan kali ini.
Cucu kedua Presiden Jokowi, Sedah Mirah Nasution, turut menyambut dan menghadiahi langsung bunga kepada Ratu Máxima.
Presiden dan Ibu Negara Iriana, menyambut kunjungan kenegaraan Raja Willem-Alexander beserta
rombongan delegasi, yang tiba di Istana Bogor sekitar pukul 10:15 WIB.
Usai prosesi penyambutan yang diiringi dentuman meriam
sebanyak 21 kali, kedua kepala negara melakukan inspeksi pasukan kehormatan.
Setelahnya, kedua pemimpin memperkenalkan delegasi dari
masing-masing negara sebelum memasuki Ruang Teratai untuk menandatangani buku
tamu kenegaraan.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman
pohon bersama, Presiden Jokowi, Ibu Iriana, beserta Raja dan Ratu Belanda di
halaman Istana Bogor. Pada kesempatan itu, kedua pemimpin menanam pohon cendana
atau santalum album.
Usai menanam pohon, Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana
dan Raja Willem-Alexander beserta Ratu Máxima melakukan pertemuan tête-à-tête
di veranda Istana.
Setelahnya, Presiden Jokowi dan Raja Willem-Alexander
menuju Ruang Sayap Kiri Istana untuk mengadakan pertemuan bilateral antara
kedua negara.
Sementara Ibu Iriana, mengajak Ratu Máxima untuk
mengikuti serangkaian acara pendamping yang telah disiapkan, antara lain
meninjau pameran batik di Ruang Sayap Kanan Istana Bogor.
Dalam pertemuan bilateral, presiden mengatakan, memasuki
usia 75 tahun, Indonesia memiliki komitmen kuat untuk memperkokoh hubungan
bilateral dengan Belanda.
“Sebuah hubungan yang saling menghormati kedaulatan,
integritas, wilayah, saling menghormati, dan saling menguntungkan,” kata presiden.
“Kunjungan Sri Baginda akan dicatat sejarah sebagai
kunjungan yang bersahabat, produktif, menatap masa depan tanpa harus melupakan
sejarah masa lalu,” imbuhnya.
Sementara Raja Willem-Alexander merasa senang dengan
sambutan hangat Indonesia dalam kunjungannya kali ini. Menurutnya, ini
merupakan sebuah peluang untuk meningkatkan hubungan kerja sama antara
Indonesia dan Belanda.
Selesai pertemuan bilateral, kedua pemimpin menyampaikan
pernyataan pers bersama di Ruang Teratai. Rangkaian acara penyambutan
kenegaraan kemudian ditutup dengan jamuan santap siang kenegaraan di Ruang
Garuda.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam upacara
penyambutan kenegaraan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga
Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar
Pandjaitan, Menlu Retno Marsudi dan
Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Selain itu hadir juga Mendikbud Nadiem Makarim, Menkes Terawan
Agus Putranto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Syahrul Yasin
Limpo, Seskab Pramono Anung, Kepala BKPM
Bahlil Lahadalia, dan Duta Besar RI untuk Belanda, I Gusti Wesaka Puja. (yb/din/foto: setneg)