BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah kasus Covid-19 di Kalsel menjadi 170. Atau bertambah 13 kasus dari sebelumnya 17.
Tambahan tersebut, dari 10 kasus baru pasien positif. Dari sebelumnya 127, menjadi 137 pasien positif yang kini dirawat di sejumlah rumah sakit di Kalsel dan isolasi mandiri atau menempati karantina khusus.
Selain itu, ada tambahan tiga yang sembuh dari sebelumnya 20 menjadi 23 orang. Sedang angka kematian, masih sama dengan sebelumnya. Yakni sebanyak 10 orang yang meninggal dunia karena Covid-19.
Data tersebut berdasarkan rilis yang disampaikan Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, M Muslim, Kamis (30/4) sore.
“Untuk 13 kasus tambahan baru ini, lima dari PDP sebelumnya yang hasil swabnya dinyatakan positif. Serta delapan orang hasil tracking yang hasil swabnya juga positif. Untuk delapan orang ini, asal Batola satu dan Banjarmasin tujuh orang,” jelas Muslim.
Sedang pasien sembuh, Muslim menjelaskan, ketiganya asal Banjarmasin. Dua orang sebelumnya dirawat di RSUD M Anshari Saleh. Sementara satu orang, sebelumnya isolasi mandiri. Ketiganya dinyatakan sembuh setelah dua kali hasil swab terakhir mereka dinyatakan negatif.
Selain itu, jumlah Psasien Dalam Pengawasan (PDP), juga bertambah dari sebelumnya 16, menjadi 19 orang. Untuk PDP ini, juga ada pengurangan. Yakni, lima orang PDP menjadi pasien positif. Serta satu dinyatakan negatif. Meski berkurang, namun ada penambahan sembilan PDP. Sehingga saat ini jumlahnya 19 orang.
Berbeda dengan pasien positif dan PDP, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya berkurang. Dari sebelunmnya 1.333 orang, menjadi 1.270 ODP. Terbanyak dari Kota Banjarmasin, mencapai 86 ODP. Kemudian Tanah Bumbu, sebanyak 268 ODP. Selanjutnya, Kota Banjarbaru sebanyak 191 ODP. Sedangkan kabupaten kota lainnya di Kalsel, jumlah ODP-nya di bawah 100 orang. (emy/foto: ist)