BANJARMASIN, banuapost.co.id– Jumlah Pasien Dengan Pengawasan (PDP) dan yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona di Kalsel, masih didominasi asal Kota Banjarmasin.
Data Kamis (2/4) sore, dari 9 PDP di Kalsel, 6 di antaranya asal Kota Banjarmasin. Begitupun dengan pasien terkonfirmasi positif, dari 8 orang, 4 di antaranya juga berasal dari Kota Banjarmasin.
Menurut Sekretaris Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penangan Covid-19 Kalsel, M Muslim PDP asal Kota Banjarmasin bertambah dua orang dari sebelumnya 4 orang.
“Untuk dua tambahan baru dari Kota Banjarmasin ini, keduanya merupakan laki-laki. Satu berusia 58 tahun, dan seorang lagi berusia 27 tahun. Keduanya mengalami sesak nafas,” jelas Muslim.
Selain dari itu, sambung Muslim, PDP lainnya terdiri dari satu asal Tabalong, dan dua dari Kota Banjarmasin. Total ada 9 PDP yang saat ini diisolasi di RSUD Ulin Banjarmasin.
Sedang pasien terkonfirmasi, masih tetap. Yakni sebanyak delapan orang. Terdiri dari empat orang asal Kota Banjarmasin, tiga dari Kabupaten Banjar dan satu dari Tabalong.
Namun dari empat orang terkonfirmasi positif asal Kota Banjarmaain itu, dua di antaranya menjalani isolasi mandiri. Mereka merupakan pasien positif tanpa gejala klinis setelah kontak dekat dengan pasien Ulin 1.
“Meski tidak diisolasi di rumah sakit, namun untuk K1 dan K2 ini, terus diawasi. Kondisi kesehatannya cukup stabil,” kata Muslim yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kalsel ini.
Selain jumlah PDP, Orang Dalam Pemantauan (ODP), juga bertambah sebanyak 33 orang. Dari sebelumnya, 1.305 menjadi 1.338 orang. (emy/foto: ist)