KOTABARU, banuapost.co.id– Meski tidak termasuk dalam 102 daerah di Indonesia yang diizinkan menerapkan tatanan era baru atau new normal, sektor pariwisata Kotabaru siap menerapkan protokol kesehatan.
Selain menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif tapi aman dengan virus korona, Dinas Pariwisata Kotabaru juga tengah membenahi tempat wisatanya, seperti wisata Siring Laut dan wisata Pantai Gedambaan.
“Pembenahan untuk menyambut new normal di kawasan objek wisata itu, di antaranya ada jarak untuk pengunjung, serta diharuskan memakai masker,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, Khairian Anshari, kepada awak media, Ahad (31/5) sore.
Bahkan, sambung Khairian, akan diseleksi sektor pariwisata mana yang bisa dibuka lebih dulu dengan protokol Covid-19.
Persipan sektor parawisata menuju new normal, menurut Khairian, terlebih dahulu harus disiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatanya, seperti posko, tempat cuci tangan dan penyemprotan disinfektan.
“Jadi lokasinya harus secara berkala didisinfektan. Wajib pakai masker dan tersedia hand sanitizer. Ini yang tengah kami siapkan,” jelasnya.
Disinggung soal dibukan kembali objek wisata tersebut, Khairian belum dapat memastikannya, karena menunggu keputusan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kotabaru, yang diketuai bupati.
“Belum dapat dipastikan kapan dibukanya. Sebab semua keputusan ada di bupati yang juga sebagai Ketua TGTP2 Covid-19 Kotabaru,” tandas Khairian. (her/foto: ist)
.