BANJARBARU, banuapost.co.id– Sempat se hari nihil penambahan pasien terkonfirmasi positif virus korona, kasus Covid-19 Kalsel, kembali merangkak naik.
Data Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, Minggu (31/5), terjadi penambahan 25 kasus. Jika sebelumnya 893 orang, kini terakumulasi menjadi 918 kasus.
Tambahan 25 kasus, 14 di antaranya berasal dari Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar 4 orang. Kemudian Tanah Laut dan Barito Kuala, masing-masing dua orang. HSU, Banjarbaru dan Tanah Bumbu, masing-masing satu orang.
“25 tambahan ini, 16 orang merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang hasil uji swabnya positif. Sisanya, hasil tracking yang swabnya juga positif,” jelas Jubir TGTP2 Covid-19 Kalsel, M Muslim.
Dari 16 PDP yang kini menjadi pasien positif, satu di antaranya warga Bekasi, Jawa Barat. Warga luar Kalimantan Selatan itu, dirawat di RSUD Ulin, Banjarmasin.
Selain itu, tambahan juga berasal dari PDP yang meninggal dunia beberapa hari lalu. Namun hasil uji swabnya baru diketahui positif, sebanyak empat orang.
Keempat PDP yang meninggal dunia dan belakang swabnya dinyatakan positif terinfeksi, tiga asal Kota Banjarmasin dan satu warga Kabupaten Tanah Bumbu.
Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Kalsel yang meninggal dunia, tercatat sebanyak 81 pasien dari sebelumnya 77 orang.
Selanjutnya ada 99 yang sembuh atau bertambah dua orang dari sebelumnya 97 pasien. Kedua pasien yang sembuh asal Kota Banjarmasin.
Dari total 918 yang terkonfirmasi positif, 738 dalam perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan dan karantina khusus atau isolasi mandiri.
Sedang PDP, saat ini jumlahnya 174 orang. Berkurang dari sehari sebelumnya yang berjumlah 185 PDP. Sementara ODP, kini 795 orang. Berkurang dari sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 834 orang. Untuk ODP ini masih didominasi Kota Banjarmasin, 434 orang. (emy/foto: ist)