BANJARMASIN, banuapost.co.id– Besarnya anggaran penanganan Covid-19, tetapi dinilai tidak ada hasil, diusung LSM dan Organisasi Kepemudaan ke Kejati Kalsel.
Dalam demo yang berlangsung Selasa (7/7), mereka minta kejati menelisik dana penanganan Covid-19 yang hasilnya mengecewakan masyarakat Kalsel.
Gabungan demo Lembaga Swadaya Masyarakat itu, Furpeban, Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen dan Pemuda Islam Kalsel.
Dalam orasinya, mereka minta Kejati Kalsel menelisik dana penanganan Covid-19, terutama di kabupaten/kota yang melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dana yang digelontorkan tidak sedikit, tapi hasilnya gagal.
Korlip demo, Aliansyah, berharap, peran aktif kejaksaan dan Polri memantau serta mengawasi penggunaan dana Covid-19 agar tersampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan. (yai/foto: ayai)