BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah kasus Covid-19 Kalsel hingga Ahad (12/7) sore, sebanyak 4.146 orang. Atau terjadi penambahan 78 kasus dibanding sehari sebelumnya.
Menurut Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, M Muslim, penambahan kasus baru itu 33 kasus dari Banjarmasin, 19 dari HSS, Tanah Laut 10, Tanah Bumbu 6, Balangan 4, Banjar 4, Banjarbaru dan Batola, masing-masing 1 kasus.
“Dari 78 kasus itu, empat orang berasal dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang kemudian terkonfirmasi positif. Kemudian 74 orang lainnya, hasil tracing surveilen yang hasil swabnya juga positif,” jelas Muslin.
Penambahan konfirmasi positif sebanyak 78 kasus, berasal: 4 PDP (2 RS Hasan Basry, HSS, 1 RS Ulin dan 1 RS Sultan Suriansyah Banjarmasin)
Hasil contact tracing sebanyak 74 = (35 Banjarmasin, 1 Batola, 3 Banjar, 6 Tanah .Bumbu, 1 Banjarbaru, 13 HSS, 10 Tanah Laut, 4 Balangan dan 1 Tapin)
“Penambahan kasus baru, didominasi tracing oleh petugas surveilan,” ujar Muslim.
Menurut Muslim, dari seluruh kasus hari ini, sebanyak 2.535 orang dirawat di sejumlah rumah sakit. Atau menjalani karantina khusus dan isolasi mandiri bagi orang tanpa gejala (OTG).
Kemudian jumlah yang sembuh bertambah 112 orang menjadi 1.395 orang. Mereka yang baru dinyatakan sembuh ini sebelumnya menjalani Karantina di Ambulung sebanyak 49 orang, Terdiri dari 11 warga Banjarmasin, 10 warga Banjarbaru, 8 warga Tapin, 5 warga Banjar, 5 Tanah Bumbu, 4 warga Balangan, 3 warga Batola dan 3 lagi warga HSU.
Berikutnya 22 orang dari Karantina Bapelkes yang berasal dari Banjarbaru 12 orang, 6 Banjar, 2 Batola, 1 Tapin, 1 Banjarmasin.
Sedangkan dari Karantina Khusus Balangan sebanyak 14 orang. Isolasi Mandiri Banjar sebanyak 6 orang, Karantina Khusus Batola sebanyak 2 orang, Karantina Khusus HST 1 orang, Karantina Khsusus Tanah Laut 7 orang,
RS Bayangkara sebanyak 4 orang, RS Ansari Saleh sebanyak 5 orang, RS Ulin sebanyak 2 orang.
“Angka kesembuhan ini terus meningkat. Data hari ini menunjukan angka kesembuhan 33,6 persen,” kata Muslim.
Sementara yang meninggal dunia, bertambah lima orang. Mereka meninggal dunia saat bertatus pasien dalam pengawasan (PDP). Namun hasil uji swabnya baru diketahui dan dinyatakan positif.
Kelima orang tersebut berasal dari HSS dua orang yang meninggal dunia pada 3 dan 9 Juli lalu. Kemudian dua orang dari Banjarmasin yang meninggal dunia pada 11 dan 23 Juni lalu. Serta satu dari Banjarbaru yang meninggal dunia pada 12 Juli 2020.
Dengan tambahan lima orang meninggal dunia berstatus positif itu, maka angka kematian akibat Covid 19 di Kalsel sudah mencapai 216 orang.
Untuk PDP, jumlahnya kini 398 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 733 orang. (emy/foto: ist)