BANJARMASIN, banuapost.co.id– Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, menjadi imam salat jenazah seorang petugas medis yang meninggal dunia karena terinfeksi virus korona.
Salat Fardu Kifayah ini, digelar di halaman Gedung Pemulasaran Jenazah RSUD Ulin, Banjarmasin, Ahad (12/7).
Usai memimpin salat, Ibnu Sina mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Ahmad Zaelani yang selama ini bertugas di Puskesmas Teluk Tiram, Banjarmasin Barat.
Menurut Ibnu, sebagai surveilan tracing dan tracking, tugas almarhum sangat beresiko tinggi tertular virus korona.
“Karena itu, saya meminta masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan apa yang sudah dikerjakan almarhum dan rekan-rekannya dalam penangan Covid-19. Kita harus terus waspada, karena Covid-19 nyata adanya. Bukan hoax atau konspirasi,” ujar Ibnu.
Informasi yang diterima, menurut Ibnu Sina, almarhum tidak memiliki penyakit bawaan. Sehingga besar kemungkinan kematiannya akibat Covid-19.
Tidak hanya kepada masyarakat, Ibnu Sina juga meminta kepada tim medis untuk lebih waspada. Bahkan sudah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, agar memprioritaskan APD kepada para tenaga medis. Hal itu untuk meminimalisir penularan virus korona. (emy/foto: deny yunus)