JAKARTA, banuapost.co.id– Tambahan 1.447 kasus baru positif terinfeksi viurs korona yang dilaporkan 28 provinsi sepanjang Sabtu (4/7), menyebabkan Covid-19 Indonesia kian bengkak, 62.142 kasus.
Dari 28 provinsi yang tertinggi melaporkan kasus positif, sebagaimana dilansir dari situs covid19.go.id: Jawa Timur: 413, DKI Jakarta: 223, Sulawesi Selatan: 135,Jawa Tengah: 110 dan Bali: 91 kasus.
Sedang 6 provinsi yang nihil kasus: Aceh, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Lampung dan . Nusa Tenggara Timur.
Sementara jumlah angka pasien sembuh dari Covid-19, menurut juru bicara pemerintah terkait penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam akun Youtube BNPB, Sabtu (4/7), bertambah 651. Total pasien yang sudah dinyatakan sembuh ada 28.219.
“Sedang pasien yang meninggal bertambah 53, sehingga total menjadi 3.089 orang,” jelas Yuri, sapaan akrab Dirjen Pemberantasan Penyakit Kemenkes RI itu.
Sebelumnya, Jumat (3/7), penambahan kasus positif korona sebanyak 1.301 kasus baru. Total menjadi alah 60.695. Sebanyak 27.568 di antaranya dinyatakan sembuh dan 3.036 meninggal dunia.
Yuri mengingatkan, penambahan kasus positif korona merupakan gambaran dari resiko penularan virus ini. “Gambaran ini meyakinkan kita, aktivitas yang dilaksanakan untuk mencapai produktivitas kembali di beberapa daerah, masih beresiko. Karena akibat ketidakdisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan,” tandas Yuri.
Berikut detail sebaran 1.447 kasus baru (di luar Jatim. DKI Jakarta, Sulawesi Selatang, Jawa Tengah dan Bali): Jawa Barat: 88 kasus, Kalimantan Selatan: 73, Sumatera Selatan: 49, Sumatera Utara: 44, Papua: 42, Nusa Tenggara Barat: 28, Sulawesi Utara: 14 kasus.

Kemudian, Banten: 13, Kalimantan Timur: 13, Gorontalo: 8, Kalimantan Tengah: 8, Maluku: 7, Sulawesi Tengah: 5, Bangka Belitung: 4, Sulawesi Tenggara: 4, Papua Barat: 4, Sulawesi Barat: 4, Sumatera Barat: 2, Bengkulu, DI Yogyakarta, Kepulauan Riau, Riau dan Maluku Utara, masing-masing dengan: 1 kasus.
Sementara data orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) virus korona, ada 38.890 ODP yang diawasi dan 14.205 PDP yang dipantau. (yb/foto: ist)