BANDA ACEH, banuapost.co.id– Presiden Joko Widodo memberikan Banpres Produktif Usaha Mikro kepada 220 pelaku usaha di Provinsi Aceh. Penyerahan dilangsungkan di Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh, Selasa (25/8).
Dalam kunjungan kerja sehari di provinsi itu, presiden mengaku memahami kondisi para pelaku usaha yang tengah mengalami masa yang tidak mudah akibat pandemi Covid-19.
“Semuanya memang masih berada pada kondisi sulit karena pandemi Covid-19. Insyaallah nanti, akan kembali pada posisi normal setelah penduduk semuanya divaksinasi. Kita memproduksi vaksin kira-kira bulan Desember-Januari, sehingga nanti mulai divaksinnya ya bulan itu, bulan Januari,” kata presiden.
Kondisi itulah mendasari pemerintah untuk memberikan bantuan berupa Banpres Produktif yang secara resmi programnya diluncurkan presiden di Istana Negara, belum lama ini.
Bantuan tersebut berupa hibah dengan besaran Rp 2,4 juta yang ditujukan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil.
Dengan pemberian Banpres Produktif, presiden berharap para pelaku usaha mikro dan kecil bisa memanfaatkannya untuk menambah modal.
Di penghujung sambutannya, presiden tak lupa mengingatkan para pelaku usaha yang hadir langsung maupun yang mengikuti acara secara virtual, untuk senantiasa menaati protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.
Turut mendampingi presiden dalam acara tersebut, antara lain Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, dan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. (yb/din/foto: lukas)