BANJARMASIN, banuapost.co.id– Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berencana menambah penyertaan modal di Bank Kalsel.
Ditambahnya penyertaan modal dibahas dalam kunjungan Asisten II Pemkab Tala, H Ahmad Hairin, Kepala Bagian Ekonomi Ina Gantiani dan Kepala Bagian Hukum Alfirial yang di dampingi tim ahli investasi ke Kantor Pusat Bank Kalsel.
Dalam kunjungan Kamis (27/8) tersebut, rombongan disambut Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin dan Direktur Operasional, Ahmad Fatrya Putra beserta unit kerja terkait.
Kepercayaan Pemkab Tala sebagai salah satu pemegang saham untuk menambah penyertaan modal di Bank Pembangunan Daerah Kalsel ini, bukanlah tanpa alasan.
Di tengah perekonomian terdampak akibat pandemi Covid-19, Bank Kalsel ternyata tetap mampu menunjukkan kinerja yang positifl.
Bahkan Bank Kalsel berhasil meraih Tingkat Kesehatan Bank (TKB) dengan Peringkat Komposit 2 (PK-2) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Langkah Pemkab Tala untuk berandil lebih menyehatkan salah satu BUMD ini, sangat diapresiasi
Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, dan berharap diikuti para pemegang saham lainnya.
“Pertumbuhan Bank Kalsel kian membaik dari tahun ke tahun. Bahkan meski tengah pandemi, kami bisa menampilkan kinerja yang baik,” ujar Agus.
Performa kinerja tersebut, sambung Agus, tentu menjadi salah satu bahan pertimbangan Pemkab Tala untuk menambah penyertaan modal.
“Karena itu saya berharap, langkah ini bisa diikuti sebagian besar, bahkan mungkin seluruh pemegang saham. Sehingga target kita untuk memiliki modal inti sebesar Rp 3 triliun bisa segera terealisasi,” tandas Agus.
Sementara Asisten II Setdakab Tala, H Ahmad Hairin, berharap jalinan yang lebih baik lagi dengan Bank Kalsel untuk kemajuan bersama.
“Terima kasih atas sambutan yang diberikan. Semoga Bank Kalsel selau bergerak maju untuk kebaikan bersama dan jalinan bisnis dengan Pemkab Tala semakin erat dan harmonis,” ujar Ahmad Hairin, (yb/*/foto: ist)