BANJARMASIN, banuapost.co.id– Dinas Pariwisata Kalsel luncurkan Calender of Event (CoE) 2021 yang merangkum segala kegiatan pariwisata di tahun depan.
Dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Syaiful Azhari, peluncuran CoE ini dilakukan di Atrium Hall Duta Mall, Sabtu (12/12).
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Syarifuddin, dalam CoE ini merangkum 84 event yang akan diselenggarakan, baik tingkat provinsi maupun 13 kabupaten/kota, dan juga event dari pihak swasta.
“Dengan diluncurkannya CoE 2021 ini sesuai visi misi Dinas Pariwisata, Kalsel sebagai salah satu destinasi wisata nasional diharapkan dapat menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara,” ujar Syarifuddin.
Event ini juga sebagai bentuk mempromosikan alam Kalsel yang tidak kalah indahnya dengan alam Pulau Jawa, Sulawesi, bahkan Nusa Tenggara.
“Kita punya banyak destinasi wisata, hanya kurang dalam mempromosikan. Karena itu ke depannya, kami akan lebih giat lagi mempromosikan Kalimantan Selatan,” imbuhnya.
Sementara Gubernur Kalsel melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Syaiful Azhari, mengatakan, CoE ini akan memberikan dampak besar dalam mendongkrak pariwisatawan untuk berdestinasi di berbagai wilayah di Kalsel.
“Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan berbagai sektor, termasuk sektor pariwisata,” katanya.
Karena itu berbagai upaya telah dilakukan, seperti menerapkan protokol kesehatan dengan prinsip CHSE (Clean, Health, Safety & Environment).
“Menurunnya aktivitas di sektor pariwisata secara grafis di 2020, diharapkan akan kembali didokrak dengan efektivitas event-event yang akan diselenggarakan di 2021 nanti,” jelasnya.
Pariwisata, lanjut Syaiful, merupakan sektor yang potensial untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Di samping itu, dapat menyerap tenaga kerja dan mendorong adanya investasi.
Berdasarkan data organisasi pariwisata dunia, jumlah kunjungan wisatawan di seluruh dunia menurun 45 persen selama pandemi jika dibandingkan tahun lalu.
Oleh sebab itu diperlukan strategi yang tepat dan terukur dalam rangka menggairahkan kembali pariwisata di tengah pandemi yang belum diketahui kapan akan berakhir.
“Pembangunan pariwisata yang komprehensif hendaknya ditawarkan. Namun diperlukan dukungan seluruh komponen masyarakat demi terwujudnya pariwisata yang berkelanjutan di daerah kita ini. Mari bergerak menjelajahi pesona pariwisata Kalsel,” pungkas Syaiful. (oie/foto: olivia)