PELAIHARI, banuapost.co.id– Percepatan pembangunan Kawasan Industri (KI) Jorong terus digenjot. Pasalnya, saat ini sudah ada perusahaan besar yang berminat berinvestasi di salah satu Program Strategis Nasional (PSN) yang terletak di Kabupaten Tanah Laut (Tala) tersebut.
Soal adanya minat investor itu dikemukakan Wakil Bupati Tala, Abdi Rahman, usai memimpin rapat percepatan pembangunan KI Jorong, Selasa (16/2).
Karena itu, menurut Abdi, langkah pertama yang diambil Tim Percepatan Pembangunan KI Jorong, melakukan evaluasi kerja setelah tujuh bulan dibentuk.
“KI Jorong ini sudah tujuh tahun lamanya dijadikan pemerintah pusat sebagai PSN dan diperpanjang status PSN nya sampai 2024 nanti. Namun progresnya sejauh ini masih belum maksimal. Karena itu, pertama kita coba lengkapi lagi data pendukung dan teknik promosi,” jelasnya.
Wabup menargetkan dalam waktu satu atau dua hari ke depan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemprov Kalsel. Karena KI ini membutuhkan kesatuan antar pemprov dan pemkab.
“Selain pemprov, kita juga meminta peran dari pemerintah pusat untuk berkoordinasi dan merumuskan bagaimana agar KI ini cepat berjalan. Sehingga roda perekonomian di Bumi Tuntung Pandang semakin maju dengan pesat,” katanya.
Usai melakukan koordinasi dengan Pemprov Kalsel, wabup ingin Tim Percepatan Pembangunan KI Jorong langsung melakukan tindak lanjut atas ketertarikan salah satu perusahaan besar yang ingin berinvestasi di KI Jorong yang memiliki luasan area sekitar enam ribu hektare tersebut.
“Informasi awal, mereka berminat dan sangat ingin bertemu dengan pihak kita. Akan ada pertemuan nantinya dari pihak kita dengan perusahaan. Kita tidak ingin cuma ada izin lokasi, namun juga ada kesungguhan dari perusahaan tersebut, termasuk kemampuan finansial yang kita data secara jelas,” tuturnya.
Rapat juga dihadiri Sekda Tala, H Dahnial Kifli, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tala serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait. (zkl/foto: ist)