BANJARBARU, banuapost.co.id– Distribusi dapur umum SMA Pradita Dirgantara yang ditangani ibu-ibu Persatuan Istri Prajurit TNI AU (PIA) Ardhya Garini Lanud Sjamsudin Noor, ternyata tak hanya untuk warga terdampak banjir sekitar Banjarbaru.
Bantuan makanan siap santap hasil urunan siswa SMA Pradita Dirgantara yang bermarkas di Lanud Adi Soemarmo, Jawa Tengah, hingga ke daerah paling terpencil di Kabupaten HST, seperti Desa Datar Ajab, Kemacatan Hantakan.
Seperti Kamis (4/2), terlihat kesibukan ibu-ibu PIA Ardhya Garini Lanud Sjamsudin Noor menyiapkan makan sebagai bantuan untuk korban terdampak banjir.
Menurut Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) TNI AU Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb M Taufiq Arasj, sekolah unggulan SMA Pradita Dirgantara secara spontan namun terencana, mengumpulkan dana untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir di Kalsel.
“Melalui kami di Lanud Sjamsudin Noor ini, SMA Pradita Dirgantara mendirikan dapur umum. Alhamdulillah kami mendapatkan informasi dari masyarakat, bantuan ini sangat berguna,” ujar Kolonel Pnb M Taufiq Arasj didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 11/D II Lanud Sjamsudin Noor, Ny Rosa Taufiq Arasj.
Dengan adanya dapur umum dari SMA Pradita Dirgantara, sambung danlanud, menunjukkan kepedulian sosial dari pelajar sekolah unggulan milik TNI AU tersebut. Tidak hanya sekadar mencetak lulusan yang berkualitas.
Tak ditampik danlanud, saat ini warga terdampak banjir sudah banyak yang kembali ke rumah masing-masing. Namun karena kondisi rumah yang porak poranda, menyebabkan mereka tidak bisa memasak. Sehingga bantuan makanan, tetap diperlukan.
Dalam se-hari, dapur umum SMA Pradita Dirgantara menyiapkan 500 bungkus nasi. Baik dibagikan ke korban terdampak, maupun ke relawan di posko-posko penanganan bencana banjir.
“Pendistribusian makanan siap santap ini, tak hanya melalui jalur darat. Tetapi juga lewat udara pada saat membawa bantuan lainnya ke tempat pengungsian yang terisolasi,” jelas Kolonel Pnb M Taufiq Arasj. (ril/foto: ist)