BARABAI, banuapost.co.id– Hanyutnya jembatan di Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan, HST, Sabtu (12/6), akibat meluapnya sungai di wilayah tersebut, mulai dibangun warga meski kondisinya darurat.
Pembangunan jembatan darurat ini dimotori Babinsa Koramil 1002-07/Batu Benawa, Sertu Sanu bergotong royong dengan warga, Senin (14/6).
Terhubungan permukaan sungai dengan keberadaan jembatan darurat ini, masyarakat Patikalain yang akan Desa Hantakan tak lagi harus menyeburkan diri menyeberang.
Bahu membahu Sertu Sanu bersama warga membuat jembatan darurat dari batang pohon yang ada di sekitar.
Sementara, Pj Pembakal Patikalain, Ghofur, berharap pemerintah daerah segera membangunkan kembali jembatan permanen. Sehingga warga, khususnya yang tinggal di Desa Patikalain, Cabai, Papagaran dan desa yang ada di Pegunungan Meratus dapat kembali normal beraktivitas.
Sedang menurut Danramil 1002-07/Batu Benawa, Kapten Inf Andi Tiro, terkait kegiatan anggotanya membuat jembatan darurat bersama warga binaan, merupakan wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Dimana ada rakyat, disitu ada TNI. Begitupun sebaliknya,” tegas Andi Tiro.
Kegiatan ini, sambung Andi Tiro, juga merupakan perwujudan pengamalan dari 8 Wajib TNI pada butir ke delapan: “Menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat se-kelilingnya”.
“Jadi seorang TNI harus menjadi contoh dan dapat mengatasi kesulitan rakyat dimana dia berada dan bertugas,” jelasnya. (ril/foto: ist)