LONDON, banuapost.co.id– Piala Henri Delaunay direbut Gli Azzurri, sekaligus mengukuhkan diri sebagai Raja Eropa setelah memupuskan ambisi The Three Lions di final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Senin (12/7) dini hari Wita.
Kemenangan Italia diraih lewat adu penalti 3-2, setelah waktu normal dan tambahan waktu kedudukan sama imbang 1-1.
Padahal sejak menit ke-2 babak pertama, Inggris yang tampil depan pendukungnya sendiri unggul 1-0 berkat tendangan first time Luke Shaw yang tak mampu dihalau Gianluigi Donnarumma, setelah menyambut umpan silang Kieran Trippier dari sisi kanan.
Setelah gol itu, Inggris tampil begitu nyaman dalam menguasai permainan. Sehingga membuat Italia kesulitan. Anak asuh Roberto Mancini baru mendapatkan peluang di pertengahan babak pertama. Tetapi upaya Federico Chiesa belum mampu menyamakan kedudukan.
Di babak kedua, Italia bermain jauh lebih baik. Sebaliknya Inggris yang fokus menjaga keunggulan, justru mulai goyah karena terus ditekan dan lebih mengandalkan serangan balik.
Italia mendapatkan peluang saat babak kedua baru berlangsung empat menit melalui tendangan bebas, setelah Insigne dilanggar Raheem Sterling sedikit di luar kotak penalti.
Insigne yang maju sebagai eksekutor, melepaskan tembakan ke pojok kanan gawang. Tapi masih melebar.
Sementara Inggris kembali dapat peluang untuk memperbesar skor lewat sundulan John Stones, memanfaatkan umpan Luke Shaw. Namun masih bisa digagalkan Donnarumma.
Chiesa yang tampil begitu enerjik, jadi pemain yang nyaris membobol gawang Jordan Pickford. Chiesa melepaskan tembakan yang diarahkan ke tiang jauh tetapi bisa digagalkan Pickford.
Tekanan yang terus dilancarkan Italia, akhirnya berbuah manis pada menit ke-67. Dari situasi sepak pojok, Marco Verratti bisa melakukan sundulan yang masih bisa ditepis Pickford.
Namun bola liar mengenai tiang gawang. Leonardo Bonucci yang berada di posisi terdekat, bisa menyontek bola ke gawang kosong untuk mengubah skor jadi 1-1.
Kedua tim berupaya untuk mencetak gol kemenangan di sisa babak kedua, tetapi tidak ada yang tercipta.
Pertandingan Italia vs Inggris pun harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di babak perpanjangan waktu, satu peluang terbaik didapat Italia pada menit ke-103.
Emerson bisa mengirimkan umpan terukur ke kotak penalti, tetapi bola masih terlalu deras dan mengarah ke Pickford yang dengan cekatan langsung membuang bola.
Pada menit ke-113, Italia nyaris harus bermain dengan 10 orang setelah Jorginho melakukan pelanggaran keras kepada pemain pengganti Inggris, Jack Grealish.
Jorginho terlihat menginjak bagian kaki Grealish. Namun wasit Bjorn Kuipers hanya menghadiahkan kartu kuning.
Setelah itu, Italia dan Inggris tidak bisa mencetak gol yang jadi pembeda. Penentuan juara Euro 2020 pun harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam drama adu penalti, Italia berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2. Tiga eksekutornya, Domenico Berardi, Leonardo Bonucci dan Federico Bernardeschi, bisa menjalankan tugas dengan baik. Hanya Andrea Belotti dan Jorginho yang gagal.
Sementara di kubu Inggris, Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka, gagal dengan tugas yang diemban. Hanya Harry Kane dan Harry Maguire yang bisa menjalankan tugasnya dengan sempurna. (yb/foto: AP/carl recine)
Susunan pemain- Italia: Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Giogio Chiellini, Emerson; Nicolo Barella, Jorginho, Marco Verratti; Federico Chiesa, Ciro Immobile, Lorenzo Insigne. Inggris: Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire; Kieran Trippier, Kalvin Phillips, Declan Rice, Luke Shaw; Mason Mount, Harry Kane, Raheem Sterling.