BANJARBARU, banuapost.co.id– Naik lagi jumlah korban akibat terinfeksi virus corona di Kalsel. Jika se-hari sebelumnya, Rabu (8/9), tercatat 165 orang, sepanjang Kamis (9/9) dilaporkan ada 241 warga. Akibat terus bertambah, totalnya pun menjadi 67.922 kasus. 2.868 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Di hari yang sama ini, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan 356 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 62.794 orang.
Sementara khabar tak enaknya, yang meninggal dunia juga bertambah. Kali ini dilaporkan ada 11 pasien. Sehingga kumulasinya jadi 2.260 kasus. Ke-11 korban masing-masing berasal dari Tanah Bumbu: 5, Banjarbaru: 4, Tapin dan Barito Kuala: masing-masing 1 orang.
Berikut sebaran ke-241 kasus positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Tanah Laut: 82, Kabupaten Banjar: 24, Banjarbaru: 23, Tapin, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Tabalong: masing-masing 18, Banjarmasin: 13, Hulu Sungai Selatan (HSS): 12, Kotabaru dan Tanah Bumbu: masing-masing 9, Balangan: 8, Hulu Sungai Utara (HSU): 5, Barito Kuala: 2 orang.
Sedang sebaran ke-356 pasien sembuh, Banjarmasin: 100, Kabupaten Banjar: 85, Tanah Laut: 50, Tapin dan Tanah Bumbu: masing-masing 28, HSU: 15, HSS: 12, Tabalong: 11, HST: 10, Banjarbaru: 9, Balangan: 6, Kotabaru dan Barito Kuala: masing-masing 1 orang
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 92,45 persen, dirawat 4,22 persen dan kematian 3,33 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)