PELAIHARI, banuapost.co.id– Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan tempat pemeliharaan kesehatan masyarakat, dari, oleh dan untuk masyarakat. Sehingga kehadirannya menjadi wujud kesadaran dan kepedulian dari masyarakat.
Hal ini sejalan dengan diselenggarakannya Jambore Kader Posyandu se Kabupaten Tanah Laut (Tala) di Balairung Tuntung Pandang, Senin (1/11).
Kegiatan Jambore Kader Posyandu ini bertujuan menyiapkan kader-kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) agar semakin terampil dan dapat menambah kapasitas pengetahuan kader. Sehingga mampu meningkatkan kesehatan masyarakat.
Adapun kategori lomba yang diikuti 77 peserta berasal dari 11 kecamatan di Kabupaten Tala kali ini, yaitu lomba penyuluhan dengan tema keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana, membuat dan menampilkan yel-yel dengan tema pencegahan perkawinan dini, dan membuat vlog dengan tema PKK keren tanggap dan tangguh bencana, cegah penularan Covid-19 dengan protokol kesehatan.
Bupati Tala, H Sukamta, yang ditemui seusai membuka kegiatan mengatakan, Posyandu merupakan titik sentral dalam penanganan stunting yang sekarang menjadi fokus dari pemerintah pusat dalam rangka membangun generasi tangguh di 2045.
“Garda terdepan kita untuk menurunkan stunting adalah kader-kader Posyandu kita,” ujar Kamta, sapaan akrabnya.
Menurut bupati, ada tiga tugas utama kader posyandu, khususnya di Kabupaten Tala. Yaitu penanganan stunting, menurunkan angka kematian ibu dan menurunkan angka kematian bayi.
“Saya berharap melalui jambore ini kualitas kader Posyandu menjadi meningkat dan menjadi barisan terdepan untuk menurunkan stunting. Sehingga mampu membangun generasi yang tangguh,” katanya.
Hadir pada kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tala, Hj Nurul Hikmah Sukamta, Wakil Ketua I TP PKK Yati Oktoviana Abdi Rahman yang juga selaku Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tala, Wakil Ketua II TP PKK Hj Rachmalina Dahnial Kifli yang juga selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tala, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), H. Bambang Kusudarisman, Kepala Dinas Kesehatan, Hj Nina Sandra, serta para perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tala. (ril/foto: diskominfo)