PELAIHARI, banuapost.co.id– Seorang nelayan Desa Batakan, Kabupaten Tanah Laut, diduga tercebur ke laut saat menjaring udang di kawasan Tanjung Selatan, Ahad (27/2).
Muslim (39), nelayan warga RT 15 Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, dinyatakan hilang setelah seorang nelayan lainnya sekitar pukul 14:00 Wita menemukan perahu korban yang terombang ambing di perairan Tanjung Selatan atau sekitar 15 mil dari Desa Batakan.
Korban pergi ke laut pada Sabtu (26/2) malam bersama Uzi, nelayan lainnya yang tidak jauh dari rumah korban. Sesampai di lokasi, keduanya beristirahat sambil menunggu pagi.
Pada pukul 06:00 Wita, korban dan Uzi mulai menebar jarring. Saat itu kondisi cuaca di perairan Tanjung Selatan berangin cukup kencang.
Sekitar pukul 10:00 Wita, Uzi pulang lebih dahulu dan melihat korban masih memilah udang hasil tarikan pertama.
“Saya pulang lebih dulu, dan masih sempat melihat Muslim memilih udang hasil tarikan pertama,” kata Uzi yang mengaku kaget mendengar tetangganya itu hilang.
Kapolsek Panyipatan, Iptu Subardi, yang diminta konfirmasinya, membenarkan tengah melakukan pencarain nelayan yang hilang saat mencari ikan di perairan Tanjung Selatan.
Menurut kapolsek, pencarian dilakukan dengan tim lainnya dari BPBD, Satpol PP dan Damkar Tala, Polair Polres Tala, Poslanal Batakan. Namun terhenti, selain hari mulai gelap juga hanya menggunakan perahu karet.
“Kita hentikan sementara sambil menunggu teman-teman dari Basarnas yang tengah dalam perjalanan,” kata kapolsek.
Sebagian besar nelayan pesisir Pantai Batakan pergi ke laut seorang diri. Meski demikian, mereka biasanya bekerja berdekatan satu sama lain.
Saat ini kerabat dan warga sekitar, berkumpul di rumah menemani istri korban yang tengah hamil muda anak kedua. (zkl/foto: zul yunus)