PELAIHARI, banuapost.co.id– Salah satu upaya dalam menurunkan angka stunting, Tim Teknis Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu Kalsel menggelar pembinaan lintas sektor, termasuk ke instansi Pemkab Tala dan lembaga kemasyarakatan.
“Kegiatan ini bentuk sinergi dan kita sangat memerlukan pembinaan, mengingat kita perlu lebih menyempurnakan kegiatan posyandu, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Tanah Laut (Tala), Bambang Kusudarisman, ketika memberi sambutan di GOR Desa Tampang, Pelaihari, Senin (11/7).
Tim Pembinaan Pokjanal Posyandu Kalsel terdiri dari DPMD, BKKBN Kalsel, TP-PKK dan Dinkes Kalsel.
Sementara, Kabid Kelembagaan Masyarakat dan Sosial Dasar DPMD Kalsel, Noor Saufiah, mengatakan, pembinaan pokjanal posyandu dalam rangka menggali permasalahan yang menjadi kendala kabupaten/kota.
“Kita hari ini saling sharing, berkolaborasi dan bersinergi, bagaimana kegiatan posyandu ke depannya dapat lebih baik lagi,” katanya.
Menurutnya, salah satu fokus utama yaitu dalam upaya penurunan stunting, khususnya di Tala yang termasuk lima besar di Kalsel.
Turut hadir, Kepala Desa Tampang, perwakilan Dinkes Tala dan Kalsel, perwakilan BKKBN, perwakilan TP-PKK Kalsel, para kader Posyandu dan perwakilan PKK Kecamatan. (ril/foto: diskominfo)