JAKARTA, banuapost.co.id– Alhamdulilah, Indonesia lepas dari sanksi FIFA skibat Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang itu. Sebab FIFA memastikan tidak akan menjatuhi sanksi kepada PSSI.
Tidak adanya sanksi dari organisasi sepakbola dunia ini dikemukakan Presiden Joko Widodo setelah berbicara dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, beberapa hari lalu.
“Kemarin saya telah menerima surat dari FIFA. Ini adalah tindak lanjut dari pembicaraan saya dengan presiden FIFA, Gianni Infantino, pada tanggal 3 Oktober 2022 yang lalu,” ujar Jokowi dalam siaran di akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (7/10).
Berdasarkan surat tersebut, selain sepakbola indonesia tidak dikenakan sanksi, FIFA juga bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepakbola Indonesia.
“FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses-proses tersebut,” jelas Jokowi.
Seperti diketahui, Tragedi Kanjuruhan terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, akhir pekan lalu. Selain memilukan, juga mendapat sorotan dunia. Sebab ada total 131 korban tewas.
Dengan situasi tersebut, sempat muncul kekhawatiran Indonesia akan disanksi FIFA. Sebab PSSI dianggap tidak bisa mengontrol pertandingan dengan baik, melalui PT Liga Indonesia Baru sebagai penerima mandat.
Jika Indonesia disanksi, maka mereka batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Bahan Timnas Indonesia tidak bisa mengikuti Piala Asia 2023 serta Piala Asia U-23 2023.
Hampir sepekan setelah tragedi itu, enam tersangka ditetapkan pihak Polri, termasuk DIrektur PT LIB, Hardian Lukita dan Ketua Panpel Arema FC, Abdul Harris. (yb/foto: setpres)