PELAIHARI, banuapost.co.id– Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII, membantu pemulangan jasad wanita korban pembunuhan oleh suaminya sendiri, Jasad wanita malang itu dipulangkan ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Ny Rahmawati, wanita berusia 40 tahun, dibunuh suaminya sendiri, Mustajib, sekitar pukul 20:15 seusai umat Muslim menunaikan Sholat Maghrib, Senin (1/5) malam. Pembunuhan tersebut diduga akibat almarhumah sering mengomel.
Setelah membunuh isterinya, lelaki yang baru sekitar dua bulan bekerja sebagai buruh panen di Afdeling II itu ,tidak berusaha untuk melarikan diri. Saat petugas Polres Tala tiba di lokasi, pelaku terlihat masih memeluk jasad isterinya dengan sebilah senjata tajam yang biasa digunakan menggerek buah kelapa sawit.
Sementara pelaku di giring petugas ke Mapolres Tala, jasad isterinya dievakuasi ke RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari untuk divisum.
Peristiwa ini sangat menggegerkan warga di Mess Blok E yang berada di kawasan Dusun 4 RT 12, Desa Pemuda, Kecamatan Pelaihari. Karena pelaku Mustajib selama ini dikenal berprilaku baik.
Saat ini, pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolres Tanah Laut. Perusahaan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, sehingga jelas motif dan duduk perkaranya dan berharap masyarakat sabar menunggu hasil dari Kepolisian.
Sementara jasad korban setelah menjalani proses visum di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, sesuai permintaan keluarga, jenazah dipulangkan ke kampung halamannya di Lumajang, Selasa (2/5).
Manajer Kebun PTPN XIII, Dede Arifin, mengatakan, pemulangan jasad korban itu sebagai bentuk kepedulian, PTPN XIII terhadap kerabat karyawan yang terkena musibah.
“Sesuai dengan keinginan pihak keluarga, jasad almarhumah kami kirim ke kamping halamannya dengan tanggungan perusahaan,” kata Manajer Kebun PTPN XIII saat dikonfirmasi, Rabu (3/5). (zkl/foto:ist)